PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN DENGAN WITH HOLDING SYSTEM DITINJAU DARI UU NOMOR 36 TAHUN 2008 DI WILAYAH KPP TEMANGGUNG

Arif Widyarso , 3450405071 (2010) PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK PENGHASILAN DENGAN WITH HOLDING SYSTEM DITINJAU DARI UU NOMOR 36 TAHUN 2008 DI WILAYAH KPP TEMANGGUNG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

This is the latest version of this item.

Abstract

Widyarso, Arif.2010. Pelaksanaan Pemungutan Pajak Penghasilan Dengan With Holding System Ditinjau Dari UU No. 36 Tahun 2008 Di Wilayah KPP Temanggung. Skripsi, Ilmu Hukum S1, Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang. Tri Sulistyono, S.H.,M.H, Dr. Nurul Akhmad, S.H.,M.H. 154 halaman. Kata Kunci: With Holding System, Pajak Penghasilan Penulisan hukum ini dilatarbelakangi oleh adanya keikutsertaan pihak ketiga selaku pemotong pajak, alasan penggunaan with holding tax, serta penanganan terhadap manipulasi data wajib pajak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah latar belakang penggunaan With Holding System, pelaksanaan With Holding System, serta penanganan terhadap manipulasi data dalam sistem tersebut. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan pemakaian With Holding System, pelaksanaan With Holding System, serta penanganan terhadap manipulasi data. Lokasi penelitian di Temanggung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara langsung kepada sie Pelayanan KPP Temanggung, pemotong pada CV Putra Makmur Abadi, pemotong di kecamatan Tretep, serta pemotong di Puskesmas Tretep. Studi kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan, dokumen dan sebagainya untuk mendukung kelengkapan data. Metodologi yang digunakan adalah yuridis empiris. Teknik analisis data yang digunakan adalah kolaborasi antara teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif, dianalisis dengan model analisis interaktif. Teknik pemeriksaaan validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil pengujian terhadap tiga permasalahan diketahui bahwa: satu, Penggunaan Withholding Tax System dalam pemotongan PPh melalui pihak ketiga pemotong pajak (Tax Withhoder) telah menguntungkan dari segi efisiensi waktu, akuntabilitas data, biaya, kinerja terhadap diri wajib pajak dan fiskus. Dua, pelaksanaan pemungutan with holding tax di wilayah kabupaten Temanggung sudah sesuai dengan prosedur. Faktor-faktor penghambat implementasi kebijakan Withholding Tax System berupa: Aspek Yuridis, yaitu sering terjadi penambahan/ perubahan peraturan perpajakan; Aspek Sumber Daya Manusia, baik fiskus dan pihak ketiga pemotong pajak (Tax Withholder) sangat terbatas; serta Aspek Moralitas, yaitu kurangnya kesadaran para pihak. Tiga, pernah terjadinya praktek manipulasi data oleh pemotong, yang kemudian dapat diselesaikan dengan diterbitkannya Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: With Holding System, Pajak Penghasilan
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: Ahmad Juheri Fisika
Date Deposited: 20 Nov 2011 06:41
Last Modified: 20 Nov 2011 06:41

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item