PENGARUH LATIHAN REAKSI KONVENSIONAL DAN MODIFIKASI TERHADAP HASIL KECEPATAN REAKSI PADA KLUB BOLA VOLI PUTRI MONICA TLOGO TUNTANG TAHUN 2010

SINTA PRIMASARI , 6301406015 (2010) PENGARUH LATIHAN REAKSI KONVENSIONAL DAN MODIFIKASI TERHADAP HASIL KECEPATAN REAKSI PADA KLUB BOLA VOLI PUTRI MONICA TLOGO TUNTANG TAHUN 2010. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

This is the latest version of this item.

Abstract

Sinta Primasari 2010. Pengaruh Latihan Reaksi Konvensional dan Modifikasi Terhadap Hasil Kecepatan Reaksi Pada Klub Bola Voli Putri Monica Tlogo Tuntang tahun 2010. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan pengaruh antara latihan reaksi konvensional dan Modifikasi terhadap hasil kecepatan reaksi pada Klub Bola Voli Putri Monica Tlogo Tuntang tahun 2010. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola M-S. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah atlet bola voli putri Klub Monica Tlogo Tuntang Tahun 2010 usia 13-18 tahun berjumlah 18 atlet. Variabel penelitian ini ada dua macam yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebasnya adalah reaksi konvensional dan reaksi modifikasi. Variabel terikatnya adalah hasil kecepatan reaksi. Instrumen tes dalam penelitian ini dalam penelitian ini menggunakan Whole Body Reaction. Analisis data menggunakan tehnik statistik t-test pada taraf signifikansi 0,05. Sebelum uji hipotesis dilakukan uji persyaratan analisis hipotesis berupa uji normalitas dengan menggunakan kolmogrov-smirnov dan uji homogenitas menggunakan Chi-Square. Data hasil tes akhir dianalisis menggunakan t-test rumus pendek, diperoleh hasil t-hitung sebesar 6,33, sedangkan t tabel = 2,306 dengan taraf signifikansi 5 % dan derajat kebebasan (d.b) = N-1 = 9-1 = 8 . Jadi t-hitung lebih besar dari t-tabel (t-hitung= 6,33 > t tabel = 2,306). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan reaksi konvensional dan latihan reaksi modifikasi terhadap hasil kecepatan reaksi. Berdasarkan uji perbedaan mean kedua variabel yang diteliti, mean kelompok eksperimen 1 diperoleh hasil 0,31, sedangkan mean kelompok eksperimen 2 diperoleh hasil 0,27. Jadi X e1 > X e2 (0,31 > 0,27). Karena menggunakan satuan per detik maka semakin sedikit waktu yang diperlukan berarti semakin baik, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa latihan reaksi modifikasi lebih baik dibanding latihan reaksi konvensional terhadap hasil kecepatan reaksi pada Klub Monica Tlogo Tuntang Tahun 2010. Berdasarkan hasil penelitian diatas bagi pelatih atau guru olahraga, dalam memberikan latihan, khususnya latihan reaksi disarankan menggunakan reaksi modifikasi sebagai bentuk alternatif latihan. Bagi Pelatih atau guru olahraga hendaknya selalu memperdalam ilmunya baik secara teori maupun praktik melalui penelitian-penelitian lain sehingga anak didik yang dibinanya dapat berkembang dan berprestasi seoptimal mungkin. Bagi pera calon peneliti yang tertarik dengan penelitian ini, maka hasil ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: L Education > L Education (General)
O Sport > Education, Training, Research
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
Depositing User: Ahmad Juheri Fisika
Date Deposited: 20 Nov 2011 06:53
Last Modified: 20 Nov 2011 06:53

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item