Pembinaan Olahraga Senam Aerobik di Sanggar Senam se-kota Semarang Tahun 2011.

Agus Darmawan, 610140 7194 (2011) Pembinaan Olahraga Senam Aerobik di Sanggar Senam se-kota Semarang Tahun 2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Pembinaan Olahraga Senam Aerobik di Sanggar Senam se-kota Semarang Tahun 2011.) - Submitted Version
Download (1537Kb)

    Abstract

    Permasalahan dalam penelitian ini adalah “bagaimana pembinaan olahraga senam aerobik di sanggar senam se-kota Semarang tahun 2011 ?”. Sedangkan fokus masalah adalah komponen pembinaan yang meliputi: struktur organisasi, program latihan, sarana dan prasarana, pendanaan, dan faktor pendukung lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. lokasi penelitian adalah sepuluh sanggar senam yang ada di kota-Semarang sedangkan sasaran penelitian adalah aspek pembinaan yang ada di sanggar senam. Data penelitian dihimpun langsung melalui: (1) pengamatan atau observasi, (2) wawancara, dan (3) pengumpulan dokumen dan dokumentasi. Pemeriksaaan keabsahan data yaitu kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: struktur organisasi dari 10 sanggar, 3 sanggar sudah memiliki kepengurusan, 4 sanggar masih rangkap jabatan, 3 sanggar masih belum memiliki kepengurusan. Program latihan dari 10 sanggar, 9 sanggar sudah memiliki program latihan yang bervariasi jenis aerobiknya, sistematis dan terjadwal, 1 sanggar masih belum memiliki program latihan yang bervariasi jenis senamnya, sistematis dan terjadwal. Sarana prasarana dari 10 sanggar, 7 sanggar sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, 3 sanggar masih kurang lengkap. Pendanaan selain pendanaan berasal dari pemiliki sanggar dan iuran anak didik, 3 sanggar sudah mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan kota Semarang, 7 sanggar belum mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan kota Semarang. Pada komponen faktor pendukung lainnya antara lain dukungan dari FORMI, dukungan dari Dinas Pendidikan kota Semarang, dari 10 sanggar masih belum mendapatkan dukungan dari FORMI, dan 3 sanggar sudah mendapatkan dukungan dari Dinas Pendidikan kota Semarang. Simpulannya adalah pembinaan senam aerobik di sanggar senam se-kota Semarang menunjukkan 7 sanggar senam sudah memenuhi pola dasar pembinaan senam aerobik yang sudah sesuai dengan AD/ART FORMI (sanggar senam St. Anna, sanggar senam Dian, sanggar senam Astuti, sanggar senam D’seventeen, sanggar senam Indah, sanggar senam Athalia, sanggar senam Leopard) dan 3 sanggar senam belum qualifield karena sanggar senam tersebut belum memiliki pola dasar pembinaan senam aerobik yang sudah sesuai dengan AD/ART FORMI dan ada beberapa aspek pembinaan yang belum dipenuhi. Saran yang dapat disampaikan adalah: untuk sanggar yang sudah qualifield untuk lebih meningkatkan kualitas pembinaan sedangkan untuk sanggar senam yang belum qualifield adalah untuk melengkapi segala aspek-aspek yang belum ada dalam proses pembinaan sehingga operasional dari sanggar senam dapat berjalan dengan baik salah satu caranya adalah dengan mengirimkan instruktur untuk mengikuti penataran instruktur dengan level yang lebih tinggi dan lebih meningkatkan kerjasama dengan Dinas Pendidikan kota Semarang maupun dengan instansi-instansi yang lain supaya pembinaan sanggar senam dapat berjalan dengan baik.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembinaan, Senam Aerobik, Sanggar Senam, Semarang
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
    O Sport > Physical fitness
    R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
    Fakultas: UNSPECIFIED
    Depositing User: eko handoyo perpustakaan
    Date Deposited: 01 Nov 2011 00:21
    Last Modified: 25 Apr 2015 02:28

    Actions (login required)

    View Item