Analisis Kinerja Manajemen SMA Negeri dan Swasta Di Kabupaten Pemalang

Widya Tri Pradipta, 2009 (2009) Analisis Kinerja Manajemen SMA Negeri dan Swasta Di Kabupaten Pemalang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Analisis Kinerja Manajemen SMA Negeri dan Swasta Di Kabupaten Pemalang) - Published Version
Download (23Kb)

    Abstract

    Widya Tri Pradipta, 2009. Analisis Kinerja Manajemen SMA Negeri dan Swasta Di Kabupaten Pemalang. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Drs.Sukardi Ikhsan, M.Si, Pembimbing II: Indah Fajarini SW, SE, M.Si, Akt. Kata Kunci : Analisis Kinerja Manajemen, Sekolah Negeri dan Swasta Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah kinerja manajemen kurikulum, tenaga kependidikan, kesiswaan, serta sarana dan prasarana di SMA di Kabupaten Pemalang? (2) Adakah perbedaan kinerja manajemen sekolah antara SMA Negeri dan SMA Swasta di Kabupaten Pemalang? Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMA baik swasta ataupun negeri di Kabupaten Pemalang yang semuanya berjumlah 22. Sampel penelitian ini adalah 10 sekolah yaitu 5 SMA negeri dan 5 SMA swasta. Dilakukan dengan teknik cluster sampling dengan pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling berdasarkan letak wilayah dan akreditasi sekolah. Variabel dalam penelitian ini adalah kinerja manajemen kurikulum, manajemen tenaga kependidikan, manajemen kesiswaan, manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Metode pengumpulan data: metode dokumentasi, kepustakaan, angket atau kuosioner, dan observasi. Uji validitas dan reliabilitas juga digunakan dalam penelitian ini. Untuk uji validitas menggunakan rumus Product Moment, sedang uji reliabilitas menggunakan rumus alpha. Metode analisis data adalah analisis deskriptif data dan deskripsi uji t. Berdasarkan hasil penelitian skor rata-rata SMA negeri pada komponen kepemimpinan berjumlah 52.96, kurikulum dan program pembelajaran 44.82, tenaga kependidikan 62.68, kesiswaan 21.76, sarana dan prasarana 31.30 serta output 8.94. Pada SMA swasta komponen kepemimpinan berjumlah 47.70, kurikulum dan program pembelajaran 39.32, tenaga kependidikan 54.96, kesiswaan 19.56, sarana dan prasarana 23.64, output 7.36. Analisis data angket penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa kinerja manajemen SMA negeri dan SMA swasta di Kabupaten Pemalang dapat diketahui perbedaannya. Deskripsi uji t dalam penelitian ini pada masing-masing indikatornya yaitu; kepemimpinan Kepala sekolah di SMA negeri lebih baik daripada SMA swasta, manajemen kurikulum dan program pembelajaran di SMA negeri lebih baik daripada SMA swasta, manajemen tenaga kependidikan di SMA negeri lebih baik daripada SMA swasta, manajemen kesiswaan di SMA negeri lebih baik daripada SMA swasta, dan manajemen sarana prasarana di SMA negeri lebih baik daripada SMA swasta. Simpulan dalam penelitian ini kepemimpinan kepala sekolah memiliki kriteria sangat ideal namun pada SMA negeri memiliki kekurangan dalam menggunakan kompetensi kewirausahaan dan sosial sedangkan SMA swasta pada kompetensi kewirausahaan dan kompetensi supervisi. Dalam kurikulum dan pengajaran memiliki kriteria sangat optimal, akan tetapi rata-rata SMA baik Negeri maupun Swasta masih kurang pengetahuan terhadap sosialisasi peraturan akademik dan program pembelajaran. Aspek tenaga kependidikan, memiliki kriteria ideal, akan tetapi pada masing-masing SMA memiliki kekurangan pada tenaga laboratorium, tenaga kepustakaan dan konselor. SMA negeri memiliki input yang sedikit lebih baik daripada SMA swasta. Sarana prasarana SMA negeri pengadaan sarana prasarana masih kurang optimal sedangakan pada SMA swasta masih kurang pada pengadaan dan pemeliharaa sarana prasarana. Output yang di hasilkan oleh SMA negeri secara kualitas lulusan memiliki persentase lebih tinggi daripada SMA swasta. Saran dalam penelitian ini agar kompetensi-kompetensi yang dimiliki Kepala sekolah baik di SMA negeri maupun swasta lebih dioptimalkan. Aspek kurikulum dan pengajaran hendaknya diadakan sosialisasi peraturan akademik agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar. Aspek penerimaan siswa baru dapat lebih ditingkatkan agar input yang masuk benar-benar mempunyai kualitas. Perekrutan tenaga administrasi sebaiknya di cari orang yang memiliki keahlian dibidangnya dan pekerjaan yang nantinya dilakukan. Aspek sarana prasarana agar lebih ditingkatkan dalam pengadaan dan inventarisasi sehingga memudahkan proses pembelajaran.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Analisis Kinerja Manajemen, Sekolah Negeri dan Swasta
    Subjects: UNSPECIFIED
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 31 Oct 2011 20:42
    Last Modified: 31 Oct 2011 20:42

    Actions (login required)

    View Item