Studi Eksperimen Pembuatan Bakso Ikan Gabus Dengan Penambahan Tepung Tapioka Yang Berbeda.


Umi Atsani Oktavia, 5401406013 (2011) Studi Eksperimen Pembuatan Bakso Ikan Gabus Dengan Penambahan Tepung Tapioka Yang Berbeda. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Studi Eksperimen Pembuatan Bakso Ikan Gabus Dengan Penambahan Tepung Tapioka Yang Berbeda.]
Preview
PDF (Studi Eksperimen Pembuatan Bakso Ikan Gabus Dengan Penambahan Tepung Tapioka Yang Berbeda.) - Submitted Version
Download (650kB) | Preview

Abstract

Bakso adalah makanan yang terbuat dari daging yang dicincang dan dilumatkan bersama bumbu, air es dan tepung tapioka yang biasanya dibentuk bulatbulat dan direbus sampai matang. Berdasarkan bahan bakunya, bakso ditinjau dari jenis daging dan jumlah tepung yang digunakan dibedakan menjadi 4 jenis yaitu bakso daging, bakso urat, bakso ikan dan bakso aci. karena bakso ikan dibuat dari ikan tenggiri, bahan pembuatan bakso ikan tenggiri harganya cukup mahal untuk iti perlu diganti bahan yang lebih murah yaitu dengan ikan gabus, disamping murah ikan gabus juga mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi dari ikan tenggiri. Dalam pembuatan bakso yang berbahan dasar daging sapi perlu digantikan bahan lain yang bergizi, salah satunya untuk mengganti bahan dasar daging sapi dengan ikan gabus pada bakso. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan kualitas bakso ikan gabus dengan penambahan tepung tapioka yang berbeda dengan prosentase penambahan 10%, 20%,dan 30% tepung tapioka, (2) untuk mengetahui seberapa banyak penambahan tepung yang akan menghasilkan kualitas bakso yang terbaik ditinjau dari aspek warna, rasa, aroma dan tekstur, (3) untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap bakso hasil eksperimen, (4) untuk mengetahui kandungan protein bakso ikan gabus dengan penambahan tepung tapioka yang berbeda 10%, 20%, dan 30%. Populasi dalam penelitian ini adalah bakso ikan gabus. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposif Sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah banyaknya tepung tapioka yang digunakan sebagai penambahan pada bakso ikan gabus. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu penambahan tepung tapioka sebanyak 10%, 20%, 30% yang digunakan dalam pembuatan bakso ikan gabus. Variabel terikatnya adalah kualitas bakso ikan gabus dilihat dari segi subyektif dan obyektif. Segi subyektif meliputi mutu atau kualitas dari bakso ikan gabus, sedangkan segi obyektif adalah kandungan gizinya yaitu kandungan protein. Metode pengumpulan data dengan penilaian secara subjektif (Uji inderawi dan Uji organoleptik) dan penilaian secara objektif (Protein). Analisis data dalam penelitian ini adalah Anava klasifikasi tunggal yang dilanjutkan dengan uji tukey untuk mengetahui perbedaan antar sampel, analisis diskriptif prosentase untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat, dan analisis secara kimiawi untuk mengetahui kandungan protein. Hasil penelitian dengan uji Anava (Fhitung > Ftabel = 4,36 > 2,74) menunjukkan bahwa secara keseluruhan adanyan perbedaan antar sampel. Sampel terbaik berdasarkan apek warna yaitu sampel 151 dengan penggunaan tepung tapioka 10%. Sampel terbaik berdasarkan aspek aroma yaitu sampel 972 dengan penggunaan ikan 100%. Sampel terbaik berdasarkan aspek tekstur yaitu sampel 321 dengan penggunaan tepung tapioka 30%. Sampel terbaik berdasarkan aspek rasa yaitu sampel 974 dengan penggunaan ikan 100%.. Hasil uji kesukaan menunjukkan sampel 151 dengan penggunaan tepung tapioka sebanyak 10%. Hasil uji kimia menunjukkan bahwa sampel 321 memiliki kadar protein 33,22%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Pada uji inderawi sampel 151 dengan penggunaan tepung tapioka 10% memiliki kualitas bakso hasil eksperimen yang baik. (2) Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa sampel 151 merupakan sampel yang paling banyak disukai oleh masyarakat. (3) hasil uji laboraturium sampel 151 memiliki kadar protein 33,22. Saran dalam penelitian ini adalah (1) Perlu adanya publikasi terhadap pembuatan bakso ikan gabus sebagai suatu produk alternatif untuk memanfaatkan ikan gabus sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas bakso, (2) Perlu adanya penelitian lanjutan untuk mendapatkan persentase terbaik dalam pembuatan bakso ikan gabus dengan penambahan tepung tapioka yang berbeada.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: bakso ikan gabus, tepung tapioka.
Subjects: T Technology > TX Home economics
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, S1
Depositing User: eko handoyo perpustakaan
Date Deposited: 31 Oct 2011 07:52
Last Modified: 25 Apr 2015 06:26
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/6672

Actions (login required)

View Item View Item