AKTIVITAS ANTIBAKTERI MIKROKAPSUL MINYAK DAUN KAYU PUTIH (Melaleuca leucadendron) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus YANG DI APLIKASIKAN KE DALAM SERAT KAIN KATUN
Indania Febry Sulistiyani, 4311417041 (2021) AKTIVITAS ANTIBAKTERI MIKROKAPSUL MINYAK DAUN KAYU PUTIH (Melaleuca leucadendron) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus YANG DI APLIKASIKAN KE DALAM SERAT KAIN KATUN. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.
![]() |
PDF (SKRIPSI)
- Published Version
Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Penggunaan minyak atsiri sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari hari, seperti dalam bidang kesehatan, kosmetika, bidang industri makanan, pengharum dan agrikultur. Minyak atsiri memiliki sifat yang sensitif terhadap lingkungan dan mudah terdegradasi saat terpapar oksigen, panas dan juga cahaya. Untuk mengatasi masalah ini, teknik mikrokapsulasi sangat cocok digunakan karena dapat melindungi sifat dan aktivitas minyak atsiri. Mikrokapsul terdiri dari bahan inti dan bahan penyalut. Minyak daun kayu putih dipilih sebagai bahan inti mikrokapsul karena memiliki aktivitas antibakteri dengan melihat dari uji GCMS, komponen dominan 1,8-sineol sebesar 55,43% dan α-terpineol sebesar 16,76%. Bahan penyalut mikrokapsul yang digunakan yaitu maltodekstrin dan gum arab dengan perbandingan 7:1 ; 6:2 ; 5:3 ; 4:4 ; 3:5 ; 2:6 ; dan 1:7. Dari hasil penelitian, mikrokapsul yang memiliki formulasi terbaik yaitu pada perbandingan bahan penyalut 6:2 dengan nilai rendemen 82,35% ; kadar air 2,08% ; ukuran partikel 1,0512 µm; dan pelepasan terkontrol 46%. Mikrokapsul dengan perbandingan 6:2 pada uji morfologi SEM memiliki bentuk yang tidak teratur dan tidak bulat, namun ketika diuji aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 50% memiliki zona hambat 15 mm. Mikrokapsul dengan formulasi terbaik ini kemudian diimmobilisasikan ke dalam serat kain katun dengan bantuan binder poliuretan yang diuji kembali menggunakan SEM dan menghasilkan permukaan yang berwarna kuning kasar dan kaku. Mikrokapsul yang menempel pada kain tidak merata dan sedikit mikrokapsul yang menempel pada kain katun. Kain katun yang sudah terimmobilisasi mikrokapsul minyak daun kayu putih ini nantinya digunakan sebagai pelapis pada masker kain sehingga memiliki sifat antibakteri.
Item Type: | Thesis (Under Graduates) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Mikrokapsul minyak daun kayu putih, Antibakteri, Serat kain katun |
Subjects: | Q Science > QD Chemistry Q Science > QD Chemistry > Coating T Technology > TP Chemical technology |
Fakultas: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia, S1 |
Depositing User: | TUKP unnes |
Date Deposited: | 23 Dec 2024 07:20 |
Last Modified: | 23 Dec 2024 07:20 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/66473 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |