PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN LITERASI SISWA SMA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI


Ainun Hidayah, 4401417010 (2022) PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN LITERASI SISWA SMA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 4401417010_Ainun Hidayah - Ainun Hidayah.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu kebijakan baru Merdeka Belajar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI). Berdasarkan angket analisis pra-penelitian diketahui bahwa guru mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Godong dan SMA Negeri 12 Semarang belum pernah mengembangkan instrumen AKM yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen AKM berbasis pembelajaran PBL yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan literasi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model 4-D. Data yang dihimpun berupa data kualitatif mengenai desain instrumen AKM dan data kuantitatif yang meliputi validitas isi instrumen, karakteristik butir soal, keterlaksanaan pembelajaran PBL dan data tingkat kemampuan literasi siswa. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan berbagai kriteria yang tepat sesuai dengan jenis data yang dihimpun. Instrumen AKM berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan memuat butir soal dengan bentuk pilihan ganda (6 butir), pilihan ganda kompleks (12 butir), menjodohkan (3 butir), isian atau jawaban singkat (2 butir) dan uraian atau esai (7 butir). Butir soal disusun dengan konten teks informasi dan konteks teks saintifik pada materi sistem ekskresi. Tingkat validitas isi sangat baik dengan persentase penilaian 93,14%. Butir soal AKM memiliki tingkat kesukaran “sedang” dengan nilai P 0,671. Indeks daya beda butir soal termasuk dalam kriteria “sedang” dengan nilai Rpbis 0,380. Reliabilitas butir soal sangat tinggi dengan nilai Alpha 0,854. Keberfungsian pengecoh dikategorikan baik. Persentase keterlaksanaan pembelajaran PBL pada semua kelas sampel penelitian adalah 100% (sangat tinggi). Tingkat kemampuan literasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Godong didominasi oleh tingkat kemampuan cakap dengan persentase (54%). Tingkat kemampuan literasi siswa kelas XI SMA Negeri 12 Semarang didominasi oleh tingkat kemampuan mahir dengan persentase sebesar 46% dari sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa instrumen AKM yang dikembangkan sangat valid untuk digunakan dalam mengukur kemampuan literasi siswa di SMA Negeri 1 Godong dan SMA Negeri 12 Semarang

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Asesmen Kompetensi Minimum, Problem Based Learning, Kemampuan Literasi, Sistem Ekskresi.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Biologi, S1
Depositing User: Setyarini UPT Perpus
Date Deposited: 04 Dec 2024 02:30
Last Modified: 04 Dec 2024 02:30
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/66128

Actions (login required)

View Item View Item