ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN PENUTUP LAHAN TERHADAP DEBIT PUNCAK DAS SILANDAK PADA TAHUN 2011 DAN 2019


Bangkit Setyo Hutomo, 3211415032 (2023) ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN PENUTUP LAHAN TERHADAP DEBIT PUNCAK DAS SILANDAK PADA TAHUN 2011 DAN 2019. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 3211415032_Bangkit Setyo Hutomo.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Perubahan Penutup Lahan dalam dinamika lahan terus terjadi dalam suatu perkembangan wilayah, yang mana hal ini berdampak pada siklus hidrologi DAS. Pada DAS Silandak sendiri Perubahan Penutup Lahan yang terjadi mempengaruhi aliran permukaan di DAS Silandak sehingga berdampak pada luapan debit air pada aliran sungai DAS Silandak. Selain dari faktor tersebut faktor lain yang mempengaruhi debit puncak DAS Silandak yaitu Intensitas air hujan. Tujuan dari penelitian ini yaitu diantaranya : (1). Untuk mengetahui pola perubahan penutup lahan DAS Silandak tahun 2011 dan 2019, (2).Mengetahui Debit Puncak DAS Silandak pada tahun 2011 dan 2019, (3). Mengetahui Pengaruh dari Perubahan Penutup Lahan terhadap Debit Puncak DAS Silandak. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif, dimana metode pengumpulan data yang digunakan diantaranya observasi, analisis pengindraan jauh dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan pada penilitian ini yaitu teknik analisis SIG, untuk mengetahui seberapa besar tingkat perubahan penutup lahan pada periode tahun 2011-2019 di wilayah DAS Silandak, serta dalam menentukan debit puncak DAS. Luas wilayah DAS yang relatif kecil maka digunakan metode rasional dalam teknik analisisnya, serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari suatu perubahan penutup lahan dan nilai debit puncak pada DAS Silandak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terjadi perubahan penutup lahan pada DAS Silandak selama tahun 2011 hingga 2019, diantaranya yaitu lahan hutan yang secara keseluruhan berkurang seluas 65,48 ha dan lahan halaman tanah berat curam berkurang 105,69 ha, sementara penambahan luas lahan pada lahan industri berat bertambah luas 126,90 ha. (2) Hasil dari perhitungan Nilai Debit Puncak DAS Silandak pada periode yang sama didapatkan nilai Qp pada tahun 2011 yaitu sebesar 2,462 m3 /detik dan pada tahun 2019 nilai Qp sebesar 2,340 m3 /detik. (3) Berdasarkan hasil dari penelitian diatas maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa perubahan penutup lahan pada DAS Siladank tidak berpengaruh terhadap debit puncak DAS Silandak. Pada tingkatan Sub DAS pengaruh perubahan penutup lahan terhadap nilai debit puncak cenderung stagnan bahkan menurun, terkecuali pada wilayah Sub DAS Candi yang mengalami kenaikan nilai Qp pada tahun 2011 sebesar 1,651 m3 /detik dan pada tahun 2019 menjadi sebesar 2,151 m3 /detik. Kesimpulan penelitian ini yaitu perubahan penutup lahan pada DAS Silandak tidak berpengaruh terhadap nilai Debit puncak DAS Silandak yang cenderung memiliki nilai yang sama, hal ini disebabkan dikarenakan menurunnya intensitas hujan pada area DAS Silandak sehingga perubahan penutup lahan yang terjadi tidak terlalu berpengaruh

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Penutup Lahan, Debit Puncak, Pengaruh Perubahan Penutup Lahan Terhadap Debit Puncak
Subjects: L Education > L Education (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Geografi, S1
Depositing User: Setyarini UPT Perpus
Date Deposited: 25 Nov 2024 07:51
Last Modified: 25 Nov 2024 07:51
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/65914

Actions (login required)

View Item View Item