PENGARUH KERUSAKAN JALAN TERHADAP PERUBAHAN KECEPATAN KENDARAAN (STUDI KASUS DI JALAN PATEMON, DAN JALAN MUNTAL, KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG)
Dwi Ryan Ananta, 5111419013 (2023) PENGARUH KERUSAKAN JALAN TERHADAP PERUBAHAN KECEPATAN KENDARAAN (STUDI KASUS DI JALAN PATEMON, DAN JALAN MUNTAL, KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG). Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.
![]() |
PDF
- Published Version
Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Kerusakan jalan berdampak langsung bagi pengguna jalan, baik dari segi kecepatan maupun material. Kerusakan jalan dapat disebabkan oleh kondisi alam dan kualitas jalan itu sendiri. Kondisi alam misalnya, panas atau suhu udara, air dan hujan, sedangkan kualitas berkaitan dengan mutu produk jalan. Kerusakan jalan yang terjadi di beberapa ruas jalan menimbulkan kerugian yang sangat besar terutama bagi pengguna jalan seperti waktu tempuh yang lama, tundaan, kecelakaan, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung adanya tundaan pengaruh kerusakan jalan terhadap perubahan kecepatan kendaraan. Penelitian ini menggunakan aplikasi Timestamp Camera, komputer, dan spreadsheet sebagai alat bantu untuk menghitung perubahan kecepatan kendaraan akibat kerusakan jalan (lubang tunggal). Penelitian ini mengambil lokasi pada ruas Jalan Patemon, dan ruas Jalan Muntal yang masing-masing jalan yang ditinjau berdasarkan tingkat kerusakan jalan berupa lubang tunggal. Pengumpulan data primer dilakukan dengan survei aktual lapangan yaitu berupa data inventori jalan, luas kerusakan jalan, dan posisi dan waktu kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan jalan memiliki pengaruh terhadap perubahan kecepatan kendaraan. Kecepatan rata-rata Sepeda Motor (MC) saat mengenai lubang sebesar 35,23 km/jam dengan perlambatan rata-rata sebesar -1,89 m/s2 . Kecepatan rata-rata Kendaraan Ringan (LV) sebesar 36,88 km/jam dengan perlambatan rata-rata sebesar -1,69 m/s2 . Kecepatan rata-rata Kendaraan Sedang/Berat (MHV/HV) sebesar 39,57 km/jam dengan perlambatan rata-rata sebesar -1,79 m/s2 . Kecepatan rata-rata Sepeda Motor (MC) saat kondisi kembali yaitu 38,57 km/jam dengan percepatan rata-rata sebesar 1,98 m/s2 . Kecepatan rata-rata Kendaraan Ringan (LV) saat kondisi kembali sebesar 39,85 km/jam dengan percepatan rata-rata sebesar 1,82 m/s2 . Kecepatan rata-rata Kendaraan Sedang/Berat (MHV/HV) saat kondisi kembali yaitu 42,64 km/jam dengan percepatan rata-rata sebesar 2,01 m/s2 . Model regresi kecepatan kendaraan terdiri dari dua kondisi, yaitu kondisi sebelum melewati lubang kerusakan, dan kondisi setelah melewati lubang kerusakan. Model regresi percepatan kendaraan terdiri dari tiga kondisi, yaitu kondisi perlambatan, kondisi percepatan, dan kondisi kecepatan menuju normal.
Item Type: | Thesis (Under Graduates) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | kerusakan jalan, Timestamp Camera, kecepatan, percepatan |
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TYA Teknik Sipil |
Fakultas: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 |
Depositing User: | Setyarini UPT Perpus |
Date Deposited: | 06 Nov 2024 06:50 |
Last Modified: | 06 Nov 2024 06:50 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/65268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |