MODEL IMPLEMENTASI GOOD UNIVERSITY GOVERNANCE DALAM PENANGANAN KONFLIK KEAGENAN
Laily Hidayati, 0101620001 (2023) MODEL IMPLEMENTASI GOOD UNIVERSITY GOVERNANCE DALAM PENANGANAN KONFLIK KEAGENAN. Doctoral thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.
![]() |
PDF
- Published Version
Restricted to Repository staff only Download (930kB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model teori hubungan keagenan berbasis budaya organisasi, kepemimpinan kolaboratif, dan Good University Governance (GUG). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Grounded Theory (GT) dengan teknik penggalian data observasi, wawancara, dan studi dokumen. Sumber data observasi adalah peristiwa seperti situasi rapat, diskusi, dan interaksi orang. Sumber data wawancara terdiri dari dua pihak yaitu prinsipal (yayasan) dan agen (para pengelola kampus). Sumber data dokumen adalah dokumen kebijakan dan prosedur formal, post dalam akun media sosial, gambar dan foto. Analisis data dilakukan dengan open coding, axial coding, selective coding dan memos writing. Penelitian ini menemukan (1) Hubungan keagenan di IAI Al Hikmah Tuban menunjukkan adanya konflik disebabkan oleh asimetri informasi sehingga menyebabkan terjadinya moral hazard dan adverse selection. Semakin tinggi asimetri informasi, semakin rentan terjadi konflik keagenan; (2) IAI Al Hikmah Tuban belum dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip GUG karena kurangnya kompetensi manajerial agen serta peran kepemimpinan prinsipal sehingga konflik keagenan belum dapat teratasi. Implementasi prinsip-prinsip GUG dapat berjalan optimal manakala diawali oleh berfungsinya peran kepemimpinan prinsipal dan disertai dengan penguatan kompetensi manajerial agen; (3) Budaya organisasi IAI Al Hikmah Tuban belum dapat membentuk perilaku agen selaras dengan visi organisasi, sehingga budaya organisasi yang diharapkan menjadi pengganti GUG tidak dapat berperan optimal. Budaya organisasi dapat menjadi subtitusi GUG manakala nilainilai Islam telah berhasil membentuk perilaku agen; (4) Implementasi GUG dapat menjadi mekanisme penanganan konflik keagenan manakala didukung oleh budaya organisasi yang sehat disertai kepemimpinan kolaboratif antara prinsipal dengan agen, disertai dengan diberlakukannya kontrak dan pengawasan. Penelitian ini memberikan simpulan bahwa hubungan keagenan dapat dijaga selaras dengan cara implementasi GUG dibarengi dengan kepemimpinan kolaboratif. Temuan penelitian di atas harus menjadi perhatian khusus bagi Yayasan Al Hikmah Tuban untuk segera menangani konflik keagenan dengan cara menciptakan komunikasi kepemimpinan kolaboratif untuk mengimplementasikan Good University Governance. Sikap proaktif dan respon yang tepat dari Yayasan Al Hikmah dapat memungkinkannya menjaga keberlanjutan (sustainability) perguruan tinggi ini.
Item Type: | Thesis (Doctoral) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | adverse selection, moral hazard, konflik keagenan, kepemimpinan |
Subjects: | L Education > L Education (General) |
Fakultas: | Pasca Sarjana > Manajemen Kependidikan S3 |
Depositing User: | Setyarini UPT Perpus |
Date Deposited: | 01 Oct 2024 03:22 |
Last Modified: | 01 Oct 2024 03:22 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/64357 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |