PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN TARIAN KUDA LUMPING DI DESA KEDUNGBOTO - KABUPATEN KENDAL


Nur Fadilah, 0301518013 (2022) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN TARIAN KUDA LUMPING DI DESA KEDUNGBOTO - KABUPATEN KENDAL. Masters thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of Tesis] PDF (Tesis)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Masyarakat Dusun Delessari dan Watulawang adalah masyarakat yang ada di Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Dusun tersebut masih melestarikan budaya yang mereka miliki yaitu Kuda Lumping dan bukan hanya bapak-bapak saja yang melestarikan Kuda Lumping tersebut tetapi anak�anak remaja dan pemuda-pemuda Desa juga ikut berpartisipasi melestarikannya. Tujuan dari penelitian adalah; 1. menganalisis keberadaan kesenian kuda lumping di Desa Kedungboto; 2. menganalisis masyarakat memaknai kesenian kuda lumping di Desa Kedungboto; 3. menganalisis partisipasi masyarakat dalam pelestarian tarian kuda lumping di Desa Kedungboto. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Dusun Delessari dan Dusun Watulawang Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengujian dalam penentuan validitas data adalah menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Keberadaan kesenian kuda lumping di Desa Kedungboto dapat dijumpai di Dusun Delessari dan Dusun Watulawang lebih tepatnya adalah group Turonggo Wahyu Budoyo dan Turonggo Tresno Budoyo yang masih mengembangkan kesenian kuda lumping hingga saat ini. Keberadaan kesenian kuda lumping di Desa Kedungboto sekarang menjadi semakin berkembang dan semakin baik dari penampilan, kostum, peralatan, dan musiknya. Masyarakat memaknai kesenian kuda lumping bahwa sebagian masyarakat dari kalangan anak-anak kecil dan anak-anak remaja menganggap kuda lumping sebagai hiburan, masyarakat dari kalangan pemain kuda lumping dan tokoh masyarakat menganggap kuda lumping sebagai tradisi, dan sebagian dari kalangan tokoh masyarakat ada yang menganggap kuda lumping sebagai ritual. Partisipasi masyarakat dalam melestarikan tarian kuda lumping Turonggo Wahyu Budoyo dan Turonggo Tresno Budoyo sangat aktif dan antusias. Bentuk partisipasi masyarakat yaitu dengan pikiran, tenaga, harta benda, keterampilan, dan partisipasi sosial. Masyarakat yang ikut berpartisipasi dari usia 16 tahun hingga usia 50 tahun. Karakteristik masyarakat tersebut memiliki semangat kejuangan yang tinggi, kesukarelaan, dan tanggung jawab yang besar. Bentuk pelestarian masyarakat dengan rajin mengikuti kumpulan rombongan, latihan rutin, ngumbah jaran, syukuran/selametan, dan pementasan. Faktor yang mendukung partisipasi masyarakat yaitu keluarga, teman sebaya, dan lingkungan. Saran yang dapat peneliti berikan terkait hasil penelitian: masyarakat dari luar sebaiknya juga ikut memberi sumbangan dan donator supaya anggota Kuda Lumping Turonggo Tresno Budoyo dan Turonggo Wahyu Budoyo tidak merasa keberatan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Partisipasi Masyarakat, Pelestarian Tari, Kuda Lumping.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial S2
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 01 Apr 2024 02:00
Last Modified: 01 Apr 2024 02:00
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/62449

Actions (login required)

View Item View Item