TUTURAN EUFEMISME DAN DISFEMISME POLITIKUS INDONESIA


RISTIYANI, 0201619014 (2023) TUTURAN EUFEMISME DAN DISFEMISME POLITIKUS INDONESIA. Doctoral thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of DISERTASI] PDF (DISERTASI)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tuturan politikus sangat menarik untuk diteliti. Daya tarik ini disebabkan oleh beragam latar belakang lahirnya tuturan yang memuat gagasan dan kepentingan. Tuturan dapat menjadi perisai bagi politikus untuk mempengaruhi dan meyakinkan masyarakat. Politikus menggunakan tuturan eufemisme dan disfemisme untuk mencitrakan diri sesuai makna, jenis, fungsi, dan maksud tuturannya. Tujuan penelitian ini menganalisis jenis tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia; mendeksripsi makna yang terkandung dalam tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia; memaparkan fungsi tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia; menganalisis implikatur dalam tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia; dan mendeskripsi kesantunan tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia. Dalam penelitian ini juga digunakan pendekatan semantis pragmatis. Desain dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini untuk membatasi penelitian kualitatif guna memilih mana data yang relevan dan mana data tidak relevan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah penggalan wacana yang diduga mengandung tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia yang dimuat media sosial youtube dalam masa pandemi Maret 2020 - Maret 2022. Tiap-tiap tuturan diteliti dengan landasan teori yang telah ditentukan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wacana politikus Indonesia yang dimuat media sosial youtube dalam masa pandemi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik catat. Dalam penelitian ini digunakan teknik keabsahan data konfirmabilitas triangulasi teori dan pengamat. Dalam kegiatan analisis data tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia menggunakan teknik analisis normatif, teknik analisis pilah referensial, dan teknik refleksif introspektif. Teknik penyajian analisis data dalam penelitian tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia ini menggunakan metode formal dan informal. Dari 159 tuturan eufemisme, para politikus cenderung lebih banyak menggunakan jenis tuturan eufemisme level kata yaitu 44 tuturan. Kategori yang cenderung sedikit dituturkan level kalimat berjumlah 4 tuturan. Jenis tuturan disfemisme politikus Indonesia cenderung banyak dituturkan adalah penggunaan istilah yang dipinjam dari bahasa lain. Jenis tuturan disfemisme yang cenderung viii sedikit dituturkan adalah membandingkan manusia dengan hewan yang dianggap memiliki perilaku negatif berjumlah 4 tuturan. Makna tuturan eufemisme politikus Indonesia cenderung banyak dituturkan adalah makna konotatif dan makna kolokatif. Makna tuturan disfemisme politikus Indonesia yang cenderung banyak dituturkan adalah makna konotatif, stilistika, dan tematik. Dari 141 tuturan yang memiliki makna eufemisme dan 65 tuturan yang memiliki makna disfemisme, cenderung banyak dituturkan adalah makna kolokatif 38 tuturan. Makna yang cenderung sedikit dituturkan adalah makna stilistika berjumlah 3 tuturan. Adapun tuturan politikus Indonesia yang memiliki makna tuturan disfemisme cenderung banyak adalah tuturan bermakna konotatif, stilistika, dan tematik yaitu 13 tuturan. Makna yang cenderung sedikit dituturkan adalah makna kolokatif berjumlah 7 tuturan. Dari 151 tuturan, politikus Indonesia cenderung banyak menuturkan fungsi menghindari kata-kata yang dapat menimbulkan kepanikan atau ketakutan dan fungsi memperhalus ucapan agar tidak menyinggung, menghina, dan merendahkan seseorang berjumlah 38 tuturan. Kategori yang cenderung sedikit adalah fungsi merahasiakan sesuatu berjumlah 2 tuturan. Dari 75 tuturan disfemisme, politikus Indonesia cenderung banyak memiliki fungsi menunjukkan rasa tidak suka dan menghujat atau mengkritik berjumlah 18 tuturan. Kategori yang cenderung sedikit dituturkan adalah fungsi menunjukkan rasa tidak hormat atau merendahkan seseorang berjumlah 2 tuturan. Implikatur tuturan eufemisme politikus Indonesia cenderung banyak digunakan adalah implikatur konvensional dan nonkonvensional. Dari 11 implikatur tuturan eufemisme dan 10 implikatur tuturan disfemisme yang diambil, para politikus cenderung banyak menggunakan implikatur konvensional dan nonkonvensional berjumlah 5 tuturan. Kategori yang cenderung sedikit dipakai adalah implikatur praanggapan berjumlah 1. Dari 28 kesantunan eufemisme dan 22 kesantunan disfemisme tuturan politikus Indonesia, tuturan eufemisme politikus cenderung banyak mematuhi prinsip kesantunan bidal ketimbangrasaan, yaitu 7 tuturan. Pematuhan prinsip bidal kesimpatian cenderung sedikit berjumlah 2 tuturan. Tuturan disfemisme politikus Indonesia cenderung banyak mematuhi prinsip bidal kerendahhatian berjumlah 1 tuturan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia dipengaruhi oleh konteks. Tiap-tiap tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia memiliki jenis, makna, fungsi, dan implikatur yang dipengaruhi oleh konteks. Oleh karena itu, tuturan eufemisme dan disfemisme politikus Indonesia disebut sebagai strategi berbahasa. Secara teoretis, tuturan eufemisme selalu mematuhi prinsip bidal kesantunan akan tetapi dalam hasil penelitian terdapat tuturan eufemisme yang seharusnya mematuhi prinsip bidal kesantunan menjadi melanggar prinsip bidal kesantunan karena dipengaruhi konteks.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: eufemisme, disfemisme, jenis, makna, fungsi, implikatur, dan kesantunan.
Subjects: J Political Science > JC Political theory
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia, S3
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 22 Mar 2024 03:01
Last Modified: 22 Mar 2024 03:01
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/62191

Actions (login required)

View Item View Item