PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA POKOK BAHASAN CAHAYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NGIJO 01 TAHUN AJARAN 2006/2007

Hanik Malichatin , 4201403030 (2007) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA POKOK BAHASAN CAHAYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NGIJO 01 TAHUN AJARAN 2006/2007. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA POKOK BAHASAN CAHAYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NGIJO 01 TAHUN AJARAN 2006/2007) - Published Version
Download (403Kb)

    Abstract

    Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran interaktif dengan kerja kelompok yang dapat meningkatkan kreativitas siswa dan besar peningkatan kreativitas siswa pada siswa kelas V SD Negeri Ngijo 01 Tahun Ajaran 2006/2007. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Ngijo 01 Gunungpati. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus dengan materi yang berbeda untuk tiap siklusnya. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis untuk hasil belajar kognitif, lembar observasi untuk mengamati berpikir kreatif , sikap kreatif serta hasil belajar psikomotorik siswa yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan kreativitas siswa adalah menyusun rencana pembelajaran yang diusahakan selalu melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran, menyusun LKS yang membimbing siswa menemukan pengetahuannya sendiri, melaksanakan pembelajaran yang selalu diusahakan melibatkan siswa secara aktif dan banyak bertanya, melaksanakan diskusi yang memungkinkan siswa aktif bertanya dan menanggapi pendapat kelompok lain, menyusun tes yang memacu kemampuan berpikir kreatif siswa. Selain itu pula, meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa setiap siklusnya. Skor kreativitas siswa pada siklus I adalah 59.5%, pada siklus II sebesar 63.69% dan pada siklus III meningkat menjadi 74.63%. Untuk hasil belajar kognitif pada siklus I diperoleh rata-rata nilai sebesar 68.75 dengan ketuntasan klasikalnya 60%, pada siklus II diperoleh rata-rata nilai sebesar 71.67 dengan ketuntasan klasikal 85% dan pada siklus III diperoleh rata-rata nilai tes 83.75 dengan ketuntasan klasikal 95%. Untuk hasil belajar psikomotorik pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 71.87 dengan ketuntasan klasikal 45%, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 73.91 dengan ketuntasan klasikal 60%, dan pada siklus III nilai rata-ratanya menjadi 90.31 dengan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran interaktif dengan kerja kelompok dapat dijadikan salah satu metode alternatif dalam pembelajaran Sains untuk meningkatkan kreativitas serta hasil belajar siswa. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik, sebaiknya dipilih materi dengan tingkat kesukaran yang hampir sama serta alat percobaan dibuat dalam jumlah yang lebih banyak dan bervariasi.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: model pembelajaran interaktif, kerja kelompok, kreativitas, materi cahaya
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 25 Oct 2011 03:44
    Last Modified: 25 Apr 2015 02:15

    Actions (login required)

    View Item