Implementasi Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) di SMA Negeri 2 Temanggung Tahun Ajaran 2008/2009

Agus Riyanto, 2009 (2009) Implementasi Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) di SMA Negeri 2 Temanggung Tahun Ajaran 2008/2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Implementasi Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) di SMA Negeri 2 Temanggung Tahun Ajaran 2008/2009) - Published Version
Download (41Kb)

    Abstract

    Riyanto, Agus. 2009. Implementasi Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) di SMA Negeri 2 Temanggung Tahun Ajaran 2008/2009. Skripsi. Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I : Dr. Nugroho, M.Psi, Pembimbing II : Drs. Nurussa’adah, M.Si. Kata Kunci : Implementasi, MPMBS Permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah pemerataan, mutu dan relevansi serta manajemen pendidikan. Manajemen pendidikan yang sentralistik yang selama ini kita laksanakan kurang mendorong terjadinya demokratisasi dan desentralisasi penyelenggaraan pendidikan. Manajemen pendidikan yang sentralistik tidak dapat mengakomodasi perbedaan keragaman atau kepentingan baik daerah, sekolah maupun peserta didik, serta akan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan. Model manajemen yang ditawarkan akhir-akhir yakni Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan oleh pemerintah diberi nama Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS). Tujuan penelitian ini mendeskripsi, menganalisis dan menginterpretasi proses implementasi di SMA Negeri 2 Temanggung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis paradigma fenomenologi (phenomenology). Pengumpulan datanya dibagi menjadi 2 yakni pengumpulan data utama dan pendukung. Keabsahan datanya dengan teknik triangulasi dengan teknik analisis induktif berdasarkan siklus analisis Huberman dan Miles. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini bahwasanya kesiapan sumber daya secara keseluruhan sudah mendukung untuk mengimplementasikan MPMBS, baik sumber daya manusia (kepala sekolah dan guru) maupun sarana prasarana serta lingkungan sekolah yang kondusif untuk pengembangan program MPMBS. Proses implementasi MPMBS di SMA Negeri 2 Temanggung dapat dikatakan cukup efektif dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa, pihak sekolah memiliki kewenangan penuh dalam pengambilan keputusan serta mendorong memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik. Faktor mendukung dalam implementasi MPMBS di SMA Negeri 2 Temanggung ini diantara lain : (1) Adanya lingkungan sekolah yang kondusif bagi pengembangan konsep MPMBS; (2) Adanya transparansi pengelolaan sekolah; (3) Adanya dana Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM); (4) Adanya hubungan kerja yang kondusif dan harmonis. Sedangkan faktor pengambat antara lain : (1) Kesiapan sumber daya yang masih rendah, misalnya : a) kurangnya buku-buku bacaan penunjang di perpustakaan serta ruang perpustakaan yang masih sempit, b) Rendahnya atau kurang profesionalnya Kepala Sekolah dan guru dalam mengelola dan melaksanakan pendidikan di sekolah, c) sarana dan prasarana yang masih kurang terutama dalam melaksanakan sistem moving class, d) keuangan sekolah yang minim meskipun sudah mendapat dana BOMM; (2) Sosialisasi kebijakan MPMBS masih kurang dan tidak dilakukan secara keseluruhan sehingga tidak dipahaminya konsep dan tujuan MPMBS tersebut secara baik serta menyebabkan persepsi dan pemahaman yang berbeda dari semua perangkat sekolah dan stakeholder terhadap konsep dan tujuan MPMBS tersebut; (3) Adanya kesalahan dalam praktek PAKEM; (4) Adanya kebijakan MPMBS dan pengimplementasinya, dipandang oleh sebagian pihak perangkat sekolah sebagai suatu beban (waktu, administrasi dan persyaratan- vi persyaratan lainnya); (5) Tidak adanya keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam implementasi MPMBS. Berdasarkan temuan hambatan MPMBS tersebut dapat disarankan sebagai berikut : (1) Perlu dilakukan sosialisasi MPMBS dan pembinaan yang berkelanjutan; (2) mengidentifikasi dan menata ulang pengadaan sarana dan prasarana sekolah; (3) guru hendak meningkatkan kualitas dalam strategi pembelajaran; (4) Komite sekolah, orang tua siswa, pengawas sekolah, dinas pendidikan kabupaten Temanggung hendaknya aktif dalam implementasi MPMBS; (5) Sekolah hendaknya mengoptimalkan jaringan kerja (network) tidak hanya terbatas pada jaringan kerja dengan lembaga/instansi pemerintah, orang tua dan komite sekolah tapi juga menjalin kerjasama dengan pengusaha, ikatan alumni dan lain-lain.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Implementasi, MPMBS
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Teknologi Pendidikan, S1
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Teknologi Pendidikan (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 25 Oct 2011 02:12
    Last Modified: 25 Oct 2011 02:12

    Actions (login required)

    View Item