DETERMINAN EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT (ERC) DENGAN DIVIDEND PAYOUT RATIO SEBAGAI VARIABEL MODERATING


Dinda Ayu Setyowati, 7211418081 (2022) DETERMINAN EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT (ERC) DENGAN DIVIDEND PAYOUT RATIO SEBAGAI VARIABEL MODERATING. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Earnings Response Coefficient (ERC) merupakan petunjuk kualitas laba yang mencerminkan respon investor berupa reaksi pasar terhadap informasi laba. Semakin tinggi Earnings Response Coefficient (ERC), semakin tinggi return saham yang dapat diharapkan. Setiap kenaikan laba belum tentu diikuti perubahan harga saham positif, begitu pula sebaliknya. Dampaknya, terjadi ketidakseimbangan laba yang diperoleh dengan harga saham. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh hasil pengujian empiris dan menganalisis pengaruh firm growth, leverage, information asymmetry, dan systematic risk terhadap Earnings Response Coefficient (ERC) serta peran dividend payout ratio dalam memoderasi hubungan tersebut. Populasi penelitian ini berupa perusahaan manufaktur food and beverage serta tobacco tahun 2018-2020. Terdiri dari indeks JASICA di Indonesia Stock Exchange (IDX) sejumlah 38 perusahaan, serta indeks SGX di Singapore Exchange (SGX) sejumlah 33 perusahaan. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh hasil akhir 58 unit analisis. Pengambilan data dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis regresi moderasi (uji selisih mutlak), serta analisis uji beda (uji Mann Whitney) melalui alat analisis program IBM Statistik SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan systematic risk berpengaruh negatif signifikan terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Namun, firm growth serta information asymmetry tidak berpengaruh terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Dividend payout ratio mampu memperlemah pengaruh positif information asymmetry terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Akan tetapi, dividend payout ratio tidak mampu memoderasi pengaruh positif firm growth serta pengaruh negatif leverage dan systematic risk terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Setiap variabel penelitian ini tidak terdapat perbedaan statistik signifikan antara kedua bursa efek. Nilai rata-rata tertinggi Earnings Response Coefficient (ERC) di Indonesia Stock Exchange (IDX) terjadipada tahun 2019. Sedangkan di Singapore Exchange (SGX) dan gabungan kedua bursa efek, nilai rata-rata tertinggi terjadi pada tahun 2020. Simpulan penelitian ini adalah nilai rata-rata Earnings Response Coefficient (ERC) memiliki nilai negatif. Perusahaan harus meningkatkan kinerja dan kualitas informasi. Memperhatikan tingkat kewajiban serta melakukan mitigasi dan manajemen risiko. Bagi penelitian selanjutnya, dapat menambah variabel di luar penelitian ini. Memperluas populasi dan sampel maupun uji perbandingan, serta menambah rentang periode penelitian agar diperoleh hasil yang lebih maksimal.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Earnings Response Coefficient (ERC), Firm Growth, Leverage, Information Asymmetry, Systematic Risk, Dividend Payout Ratio
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
Depositing User: Setyarini UPT Perpus
Date Deposited: 02 Feb 2024 02:09
Last Modified: 02 Feb 2024 02:09
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/61821

Actions (login required)

View Item View Item