PERBANYAKAN Trichoderma sp PADA MEDIA CAIR DENGAN PENAMBAHAN NUTRISI


Afika Khoiril Ismaya, 4411418022 (2022) PERBANYAKAN Trichoderma sp PADA MEDIA CAIR DENGAN PENAMBAHAN NUTRISI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Agensia Pengendali Hayati (APH) merupakan salah satu alternatif untuk pengendalian populasi OPT dan pengendalian penyakit tanaman. Trichoderma sp merupakan salah satu APH jenis cendawan yang memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan patogen dengan menghasilkan senyawa aktif biologis secara in vitro. Agensi hayati berbentuk cair lebih mudah diserap tanah dan tanaman. Media Ekstrak kentang gula (EKG) memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi tetapi masih memerlukan berbagai macam mineral untuk menunjang pertumbuhan cendawan sehingga dibutuhkan nutrisi tambahan ke dalam media EKG. Pada pertumbuhan dan perkembangan jamur pemberian pupuk NPK sangat membantu meningkatkan hasil karena kandungan nitrogen, fosfat, dan kalium yang stabil dalam pupuk NPK dapat menunjang pertumbuhan hifa, berperan dalam metabolisme cendawan, serta proses antagonis cendawan Trichoderma sp. Air kelapa mengandung gula dan berbagai mineral yang bermanfaat sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan cendawan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis penambahan nutrisi pada media EKG terhadap petumbuhan koloni, kerapatan dan viabilitas konidia Trichoderma sp. Penelitian ini dilakukan 5 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Kontrol = 95 % aquades + 5 % isolat Trichoderma sp, Perlakuan 1 = 95 % EKG + 5 % isolat Trichoderma sp, Perlakuan 2 = 84 % EKG + 11 % air kelapa + 5 % isolat Trichoderma sp, Perlakuan 3 = 83 % EKG + 12% NPK (1 %) + 5 % isolat Trichoderma sp, Perlakuan 4 = 72 % EKG + 11 % air kelapa + 12% NPK (1 %) + 5 % isolat Trichoderma sp. Setiap 5 hari sekali selama 30 hari masing-masing media dilakukan pengamatan kondisi fisik koloni dan uji kerapatan konidia. Pada hari ke 30 dilakukan uji viabilitas. Hasil dari kerapatan konidia tertinggi adalah pada media 83 % EKG + 12% NPK (1 %) + 5 % isolat Trichoderma sp yaitu 1,51 x 109 sel/mL. Viabilitas konidia asal media 83 % EKG + 12% NPK (1 %) + 5 % isolat Trichoderma sp memiliki hasil kecambah paling panjang.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Media cair, Nutrisi, Trichoderma sp, Kerapatan konidia, Viabilitas konidia
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi, S1
Depositing User: Setyarini UPT Perpus
Date Deposited: 17 Jan 2024 04:24
Last Modified: 17 Jan 2024 04:24
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/61387

Actions (login required)

View Item View Item