GAYA HIDUP KOMUNITAS PUNK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU REMAJA DI DUSUN CIPANCUR KECAMATAN MAJENANG KABUPATEN CILACAP


Ghulam Eka Nurramadhan, 3401417063 (2022) GAYA HIDUP KOMUNITAS PUNK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU REMAJA DI DUSUN CIPANCUR KECAMATAN MAJENANG KABUPATEN CILACAP. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Komunitas punk di Kecamatan Majenang memiliki perkembangan yang cukup pesat dengan mobilitas pergerakan yang tinggi. Dalam melakukan aktivitasnya komunitas punk memasuki dusun-dusun seperti Dusun Cipancur untuk mengamen dan mencari basecamp yang selanjutnya memberi dampak yang buruk bagi perilaku remaja di Dusun Cipancur. Untuk itu, penelitian ini memiliki tujuan : 1) Mengetahui gaya hidup komunitas punk di Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, 2) Mengetahui faktor yang menyebabkan remaja mengadopsi gaya hidup komunitas punk di Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, 3) Mengetahui tanggapan masyarakat tentang remaja yang terdampak oleh gaya hidup komunitas punk di Dusun Cipancur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Cilacap Desa Jenang Kecamatan Majenang. Dengan lingkup yang lebih difokuskan ke Dusun Cipancur. Informan dalam penelitian ini adalah anggota komunitas punk, remaja dan masyarakat di Dusun Cipancur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahap reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Konsep dan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep gaya hidup, teori asosiasi differensial dan teori labelling. Hasil penelitian ini sebagai berikut : 1) Gaya hidup komunitas punk dapat dilihat melalui tiga aspek. Pertama aktivitas yang dilakukan seperti mengamen dan menghadiri acara musik. Kedua minat yang berhubungan dengan kesenangan hidup mengenai fashion yang dikenakan. Ketiga opini terkait komunitas punk dalam merespon tanggapan masyarakat dengan cara membuat aksi sosial, 2) Terdapat dua faktor yang mempengaruhi remaja untuk mengadopsi gaya hidup komunitas punk yang meliputi faktor internal seperti tingkat pendidikan rendah, lingkungan sosial, keluarga dan faktor eksternal seperti komunitas punk menunjukkan eksistensinya di publik dan lingkungan pertemanan, 3) Tanggapan masyarakat atas perilaku remaja punk yang menyimpang ada yang menanggapi dengan negatif karena kehadiran remaja punk dinilai membawa dampak buruk bagi citra Dusun Cipancur dan ada yang menanggapi dengan positif karena dengan adanya remaja punk bisa membantu warga jika ada event dibidang olahraga dan kesenian di Dusun Cipancur. Saran yang diajukan peneliti adalah : Komunitas punk supaya tetap semangat dalam berusaha memperbaiki citra diri di mata masyarakat supaya bisa hidup berdampingan dengan masyarakat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Gaya Hidup, Komunitas Punk, Remaja, Tanggapan Masyarakat
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Setyarini UPT Perpus
Date Deposited: 17 Jan 2024 02:41
Last Modified: 17 Jan 2024 02:41
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/61359

Actions (login required)

View Item View Item