PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN HYBRID PADA PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI SPNF SKB KOTA SEMARANG


Febri Kirana Sari, 1201418006 (2022) PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN HYBRID PADA PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI SPNF SKB KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of 1201418006_Febri Kirana Sari - Febri Kirana Sari.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi terhadap dunia Pendidikan, membuat munculnya berbagai metode pembelajaran modern salah satunya yaitu Pembelajaran hybrid. Pembelajaran hybrid menjadi sebuah solusi dari beberapa kelemahan pada proses pembelajaran online dan pembelajaran offline. Walaupun banyak dampak positif, namun karena masih jarang diterapkan. Proses pembelajaran hybrid memunculkan berbagai problematika. Berdasarkan permasalahan tersebut Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui problematika pembelajaran hybrid yang dialami oleh pendidik, (2) problematika yang dialami peserta didik pada program pendidikan kesetaraan paket C. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah pendidik serta peserta didik pada program pendidikan kesetaraan paket C di SPNF SKB Kota Semarang yang melaksanakan pembelajaran hybrid. Sumber data penelitian yakni, data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data dilakukan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, (1) problematika yang dialami pendidik yaitu sistem setara daring yang belum konstan membuat pamong harus menghabiskan banyak waktu untuk mengunggah modul serta penugasan, keterbatasan kreativitas pamong dalam mengembangkan metode pembelajaran, (2) problematika yang dialami peserta didik berkaitan dengan keterbatasan media pembelajaran hybrid yang kurang mendukung, keterbatasan kemampuan dalam menggunakan IT, serta sulitnya memahami materi pembelajaran keterampilan. Simpulan dari penelitian yang telah dilakukan yaitu, pelaksanaan pembelajaran hybrid memberikan beberapa problematika antara lain bagi pendidik/pamong ialah kembali mengunggah modul serta penugasan membuat pamong menghabiskan banyak waktu. Keterbatasan kreativitas yang dimiliki membuat metode pembelajaran kurang bervariatif. Problematika yang dialami peserta didik antara lain, problem berkaitan dengan media pembelajaran, terbatasnya kemampuan dalam menggunakan teknologi atau IT, serta sulitnya memahami materi pembelajaran perihal sikap serta keterampilan. Saran bagi lembaga SKB Kota Semarang dapat memberikan program dalam bentuk workshop atau pelatihan bimtek, serta memberikan pelatihan keterampilan dasar komputer dan teknologi (IT) bagi peserta didik. Peserta didik dapat menggunakan fasilitas�fasilitas pendukung yang ada. Bagi pengelola sistem setara daring Dinas Pendidikan dapat melakukan back-up data agar modul serta penugasan yang telah diunggah dapat digunakan kembali

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Problematika, Pembelajaran Hybrid, Pendidikan Kesetaraan Paket C
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah, S1
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 28 Aug 2023 03:42
Last Modified: 28 Aug 2023 03:42
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/59758

Actions (login required)

View Item View Item