KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KECAMATAN KALIPUCANG DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI PANTAI PANGANDARAN


Lulu Setya Ningsih, 3211418060 (2022) KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KECAMATAN KALIPUCANG DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI PANTAI PANGANDARAN. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of 3211418060_Lulu Setya Ningsih - Lulu Setya Ningsih.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lokasi Kecamatan Kalipucang yang berada di zona subduksi antara lempeng-Indo Australia dan Lempeng Eurasia yang sangat aktif sehingga mengakibatkan wilayah Kecamatan Kalipucang yang berhadapan langsung dengan pantai memiliki resiko bencana tsunami yang tinggi dan tercatat pada tsunami Pangandaran tahun 2006 Kecamatan Kalipucang menjadi salah satu wilayah yang terdampak langsung oleh bencana tsunami. Sehingga kesiapsiagaan harus dimiliki dan dipahami oleh masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat Kecamatan Kalipucang dalam menghadapi bencana tsunami (2) mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam kesiapsiagaan masyarakat. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan populasi seluruh Kepala Keluarga (KK) atau individu di tiga Desa di Kecamatan Kalipucang yaitu Desa Putrapinggan, Desa Bagolo dan Desa Pamotan. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 100 sampel dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kesiapsiagaan masyarakat yang diukur menggunakan empat parameter yaitu pengetahuan terhadap bencana, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan mobilisasi sumberdaya. Teknik pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat Kecamatan Kalipucang dalam menghadapi bencana tsunami yaitu “siap” dengan skor akhir 21,06. Masyarakat telah memiliki motivasi dan pengetahuan terkait kesiapsiagaan yang baik, namun terdapat beberapa faktor penghambat dalam menghadapi bencana tsunami yaitu: a. kurangnya inisiatif masyarakat menyimpan nomor-nomor penting dan b.dikarenakan dari pihak terkait tidak melakukan simulasi atau latihan kesiapsiagaan bencana secara berkala dan menyeluruh mengakibatkan terdapat masyarakat yang belum pernah mengikuti pelatihan terkait kebencanaan dan kesiapsiagaan mengakibatkan pengetahuan masyarakat terhadap alokasi dana (tabungan) untuk menghadapi bencana tsunami belum siap. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat kesiapsiagaan masyarakat Kecamatan Kalipucang dalam menghadapi bencana tsunami yaitu siap dan terdapat beberapa faktor yang menghambat dalam menghadapi bencana tsunami. Saran dari peneliti yaitu pihak terkait dapat mengadakan pelatihan atau seminar terkait kesiapsiagaan secara menyeluruh pada masyarakat Kecamatan Kalipucang dan dilakukan secara berkala.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kesiapsiagaan, Bencana, Tsunami
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 10 Aug 2023 07:09
Last Modified: 10 Aug 2023 07:09
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/59671

Actions (login required)

View Item View Item