ANALISIS SPASIO-TEMPORAL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN SUHU PERMUKAAN LAHAN DI WILAYAH PERI URBAN KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK


Ashabul Kahfi, 3211418013 (2022) ANALISIS SPASIO-TEMPORAL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN SUHU PERMUKAAN LAHAN DI WILAYAH PERI URBAN KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3211418013  - Ashabul Kahfi.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Perubahan penggunaan lahan di wilayah peri urban merupakan salah satu bentuk transformasi wilayah pinggiran menuju ciri-ciri kekotaan yang lebih kompleks. Meluasnya lahan terbangun dan berkurangnya lahan vegetasi berdampak pada peningkatan suhu permukaan di wilayah peri urban, salah satunya adalah wilayah peri urban Kecamatan Mranggen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan, dan suhu permukaan di wilayah peri urban Kecamatan Mranggen secara spasio-temporal dalam kurun waktu 2011 – 2021 dan menganalisis pengaruh penggunaan lahan pada suhu permukaan lahan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan spasial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi citra dengan metode OBIA untuk mendapatkan data penggunaan lahan, dan single channel algoritm untuk mendapatkan data suhu permukaan lahan. Analisis kedua yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, analisis ini digunakan untuk melihat pengaruh variabel penggunaan lahan dengan variabel suhu permukaan lahan. Hasil dari penelitian ini adalah terjadi perubahan lahan dari tahun ke tahun terus terjadi di mana penggunaan lahan terbangun dan kawasan permukiman terus meluas selama 1 dekade (2011 – 2021) di mana penggunaan lahan permukiman meluas hingga 453,43 Ha dan lahan terbangun meluas hingga 161,82 Ha. Perkembangan ini menyebabkan pengurangan luas kawasan hijau yaitu sawah seluas -184,93 Ha dan kebun campuran seluas -471,73 Ha. Konversi yang terjadi menyebabkan wilayah peri urban Kecamatan Mranggen mengalami perubahan suhu permukaan lahan di mana peningkatan suhu selama kurun waktu 2011 – 2021 dengan rerata sebesar 0,4 – 0,6°C pada tiap-tiap penggunaan lahan. Hasil uji statistik membuktikan bahwa penggunaan lahan berpengaruh secara signifikan terhadap suhu permukaan lahan dan nilai pengaruhnya sebesar 51,8% sedangkan 42,2% dijelaskan oleh faktor lain. Penelitian terkait dengan faktor bentuk wilayah, dan komparasi metode dalam ekstraksi suhu permukaan lahan sangat diperlukan bagi penelitian di masa depan. Keterbatasan dalam penelitian ini diharapkan bisa membangun inovasi peneliti di masa depan. Saran yang dapat diberikan peneliti bagi stakeholders dan penelitian di masa depan adalah dengan melakukan manajemen pemanfaatan lahan untuk mencegah peningkatan suhu permukaan lahan, dan untuk topik penelitian dimasa depan dapat memfokuskan kajian pada hubungan bentuk dari tata ruang terhadap suhu permukaan lahan, pemetaan suhu permukaan lahan pada pagi dan malam hari, atau pada lintas musim, dan komparasi metode dalam ekstraksi suhu permukaan lahan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Peri-Urban, Land Use Land Cover, Land Surface Temperature, Emmisivity
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: Sri Wahyuningsih
Date Deposited: 25 Jul 2023 05:08
Last Modified: 25 Jul 2023 05:08
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/59617

Actions (login required)

View Item View Item