(ABSTRAK) EKSPERIMEN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK DAN MODEL SINEKTIK PADA PEMBELAJARAN BERDISKUSI SISWA KELAS XI JURUSAN AUDIO VIDEO 1 DAN AUDIO VIDEO 2 SMK N 3 SEMARANG


Sri Mugi Rahayu , 2101405043 (2009) (ABSTRAK) EKSPERIMEN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK DAN MODEL SINEKTIK PADA PEMBELAJARAN BERDISKUSI SISWA KELAS XI JURUSAN AUDIO VIDEO 1 DAN AUDIO VIDEO 2 SMK N 3 SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of (ABSTRAK) EKSPERIMEN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK  DAN MODEL SINEKTIK PADA PEMBELAJARAN BERDISKUSI SISWA KELAS XI JURUSAN AUDIO VIDEO 1  DAN AUDIO VIDEO 2 SMK N 3 SEMARANG]
Preview
PDF ((ABSTRAK) EKSPERIMEN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK DAN MODEL SINEKTIK PADA PEMBELAJARAN BERDISKUSI SISWA KELAS XI JURUSAN AUDIO VIDEO 1 DAN AUDIO VIDEO 2 SMK N 3 SEMARANG) - Published Version
Download (53kB) | Preview

Abstract

Keterampilan berdiskusi merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh siswa. Berdasarkan wawancara dan observasi dengan guru, peneliti menyimpulkan bahwa keterampilan berbicara khususnya berdiskusi siswa kelas XI jurusan Audio Video umumnya masih kurang memuaskan. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, baik faktor dari diri siswa atau internal maupun dari luar siswa atau eksternal. Faktor dari diri siswa atau internal misalnya siswa kurang berlatih berbicara di depan umum atau di depan kelas, kurangnya keberanian siswa ketika berbicara di depan kelas, tidak percaya diri, kurang menguasai bahan pembicaraan, kurang berani mengungkapkan pendapat secara lisan dan kesulitan menyusun kalimat dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu siswa kurang berminat pada keterampilan berdiskusi, sedangkan faktor dari luar siswa atau eksternal meliputi kurangnya waktu yang digunakan ketika proses belajar mengajar, model pembelajaran yang digunakan guru kurang sesuai dengan kompetensi dasar yang diajarkan , kurang menarik perhatian, serta situasi dan kondisi lingkungan belajar yang ada disekitar kurang mendukung. Oleh karena itu sangat penting bagi para pengajar untuk mempelajari dan menambah wawasan tentang model pembelajaran yang telah diketahui. Dengan mempelajari beberapa model pembelajaran, maka seorang pendidik akan merasakan adanya kemudahan dalam pelaksanaan pembelajaran yang selanjutnya akan membawa keberhasilan dalam mengajar. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah manakah yang lebih efektif hasil belajar berdiskusi siswa yang menggunakan model investigasi kelompok di kelas XI jurusan Audio Video 1atau hasil belajar berdiskusi siswa yang menggunakan model sinektik di kelas XI jurusan Audio Video 2 SMK N 3 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan memberikan perlakuan yang berbeda pada dua kelas, yaitu kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan dengan model investigasi kelompok dan kelas eksperimen 2 yang diberi perlakuan dengan model sinektik. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran berdiskusi dengan model investigasi kelompok pada siswa kelas eksperimen 1 lebih efektif daripada pembelajaran model sinektik pada siswa kelas eksperimen 2. Hipotesis tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan dengan menggunakan teknik uji t (t-test) antarkelompok. Dari teknik tersebut diperoleh hasil perhitungan tes awal (pre-test) pembelajaran berdiskusi dengan menggunakan uji t diperoleh Sig = 0,06 lebih besar dari 0,05 artinya tidak signifikan, varian sama dan artinya tidak ada perbedaan antara hasil belajar awal keterampilan berdiskusi kelas eksperimen 1 dengan kelas eksperimen 2. Selanjutnya pada tes akhir (post-test) diperoleh Sig = 0,00 kurang dari 0,05 artinya signifikan dan artinya ada perbedaan antara hasil belajar kelas eksperimen 1 (model investigasi kelompok) dengan kelas eksperimen 2 (model sinektik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model investigasi kelompok di kelas eksperimen 1 lebih efektif daripada penggunaan model sinektik di kelas eksperimen 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang dapat diajukan adalah sebaiknya guru dalam pembelajaran berdiskusi menggunakan model investigasi kelompok karena terbukti lebih efektif dibanding dengan pembelajaran berdiskusi model sinektik. Hal itu dikarenakan hasil belajar yang diperoleh siswa dengan model investigasi kelompok lebih tinggi dibanding dengan model sinektik. Serta perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai adanya efektivitas model-model pembelajaran terhadap hasil belajar yang diperoleh siswa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Model pembelajaran, investigasi kelompok, sinektik, berdiskusi
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 18 Oct 2011 07:42
Last Modified: 19 Oct 2011 01:35
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/5802

Actions (login required)

View Item View Item