Pembelajaran Berbasis Budaya Dalam Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas II SD Negeri 01 Kendaldoyong Petarukan Pemalang Pada Mata Pelajaran Seni Rupa Menggambar Motif Batik


Widya Sulistia , 1402407068 (2011) Pembelajaran Berbasis Budaya Dalam Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas II SD Negeri 01 Kendaldoyong Petarukan Pemalang Pada Mata Pelajaran Seni Rupa Menggambar Motif Batik. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Pembelajaran Berbasis Budaya Dalam Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas II SD Negeri 01 Kendaldoyong Petarukan Pemalang Pada Mata Pelajaran Seni Rupa Menggambar Motif Batik]
Preview
PDF (Pembelajaran Berbasis Budaya Dalam Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas II SD Negeri 01 Kendaldoyong Petarukan Pemalang Pada Mata Pelajaran Seni Rupa Menggambar Motif Batik) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Seni rupa di sekolah dasar merupakan seni rupa tahap awal yang ditujukan untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam mengekspresikan diri melalui karya seni rupa. Pelaksanaan pembelajaran berbasis budaya pada mata pelajaran seni rupa hendaknya guru dapat menggabungkan antara materi pelajaran dengan unsur budaya yang ada di lingkungan sekitar. Peneliti memilih kelas II SD Negeri 01 Kendaldoyong sebagai obyek penelitian. Materi yang dipilih dalam pelaksanaan adalah materi mengekspresikan diri melalui karya seni dua dimensi, menggambar ragam budaya yang ada di lingkungan sekitar. Ragam budaya yang dipilih adalah batik, karena batik adalah hasil budaya bangsa dalam wujud seni rupa yang harus dilestarikan. Pemilihan batik sebagai bagian dalam materi ini bertujuan agar siswa kelas II dapat mengembangkan kreativitasnya serta lebih menghargai batik sebagai budaya bangsa. Berdasarkan pemaparan di atas, dapat ditarik rumusan masalah, “apakah pembelajaran berbasis budaya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menggambar motif batik?” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis budaya pada mata pelajaran seni rupa, apakah dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menggambar motif batik atau tidak. Untuk melaksanakan penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan maksud peneliti ingin mengetahui kemampuan siswa dengan mendeskripsikan hasil pengamatan dan penilaian hasil karya siswa dalam bentuk gambar motif batik serta melakukan penghitungan nilai pengamatan dan nilai tes praktek menggambar. Tolak ukur nilai dengan menggunakan KKM yang diperoleh dari KKM mata pelajaran SBK, yaitu 65. selain itu peneliti melaksanakan percobaan menggambar pada siswa sebelum dilaksanakannya proses pembelajaran berbasis budaya. Setelah dilaksanakannya pembelajaran berbasis budaya siswa diminta untuk membuat gambar motif batik sederhana. Kriteria penilaian peneliti menggunakan rubrik yang berisi aspek-aspek penilaian pengamatan dan penilaian pengamatan yang divalidasi oleh penilai ahli. Nilai akhir siswa adalah nilai pengamatan ditambahkan nilai tes praktek dikalikan dua. Nilai akhir siswa adalah data kuantitatif yang dihitung dengan menggunakan SPSS 17 penghitungan deskriptif. Dapat disimpulkan pembelajaran berbasis budaya dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas II SD N 01 Kendaldoyong dalam membuat gambar motif batik. Berdasarkan pemaparan penelitian ini, diharapkan guru dapat mengembangkan pembelajaran berbasis budaya untuk meningkatkan kebanggaan siswa terhadap budaya bangsa dan mengajarkan siswa untuk melestarikan budaya bangsa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Seni Rupa, Kemampuan siswa, Gambar motif batik sederhana
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 14 Oct 2011 06:02
Last Modified: 25 Apr 2015 06:03
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/5720

Actions (login required)

View Item View Item