PENGARUH PERBANDINGAN KOMPOSISI TEMBAGA DAN TIMAH TERHADAP KETANGGUHAN IMPAK DAN STRUKTUR MIKRO PADA ALAT MUSIK GONG


Rafif Faiz Muhtarom, 5201416032 (2022) PENGARUH PERBANDINGAN KOMPOSISI TEMBAGA DAN TIMAH TERHADAP KETANGGUHAN IMPAK DAN STRUKTUR MIKRO PADA ALAT MUSIK GONG. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of 5201416032 - Rafif Faiz.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Gong merupakan suatu alat musik yang dibuat dari campuran tembaga�timah (Cu-Sn) atau biasa disebut campuran perunggu. Proses pembuatan alat musik gong ini dengan cara ditempa berkali-kali menggunakan palu khusus, dibutuhkan campuran yang maksimal agar tidak terjadi retakan atau patahan pada saat proses pembuatan. Banyak ditemui pengrajin pada saat proses pembuatan khususnya pada saat proses forging menemui masalah retakan pada gong yang akan dibuat, sehingga harus mengulang proses pembuatan dari awal. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan perbandingan komposisi terbaik antara tembaga dan timah yang memiliki kekuatan impak dan struktur mikro yang paling baik dengan harapan bisa menjadi acuan para pengrajin dalam penentuan perbandingan campuran, sehingga bisa meminimalisir kerugian pada saat proses pembutan gong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan tujuan untuk mengetahui sebab akibat berdasarkan perlakuan yang dierikan. Paduan tembaga-timah (Cu-Sn) yang biasanya digunakan pengrajin di Sukoharjo pada umumnya menggunakan perbandingan komposisi 78% Cu-22% Sn dengan presentase perbandingan berat Cu 108,42 gr dan Sn 30,58 gr . Peneliti menggunakan variasi 80% Cu-20% Sn dengan presentase berat Cu 111,2 gr dan Sn 27,8 gr dan variasi campuran 75% Cu-25% Sn dengan presentase berat Cu 104,25 gr dan Sn 34,75 gr, dengan tujuan untuk membandingkan ketangguhan dari sifat mekanik berupa uji impak dan fisik berupa pengamatan mikro struktur dari ketiga variasi. Namun sebelumnya dilakukan pengujian komposisi terlebih dahulu sebelum melakukan uji selanjutnya dengan tujuan mengetahui komposisi apa saja yang ada pada masing-masing paduan. Hasil uji komposisi pada setiap variasi Hasil uji komposisi pada variasi campuran pengrajin di Sukoharjoi 8% Cu-22% Sn terdapat 78.12% Cu, 21.53% Sn, 0.037% Za, 0.149% Pb, 0.13% Fe, 0.10% Ni, dan <0.001% Al, pada variasi 80% Cu-20 % Sn didapati hasil uji komposisi 79.39% Cu, 20.06% Sn, 0.372% Za, 0.60% Pb, 0.40% Fe, 0.08% Ni, dan 0.0% Al, dan variasi 75% Cu-25% Sn dengan komposisi 74.81% Cu, 24.92% Sn, <0.05% Za, 0.61% Pb, 0.59% Fe, <0.02% Ni, dan 0.041% Al.Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar kandungan timah dalam campuran, maka semakin besar nilai ketangguhan impakya dan semakin rapat susunan partikelnya dilihat dari pengamatan struktur mikro. Hasil uji impak tertinggi adalah variasi campuran 75% Cu-25% Sn dengan hasil sebesar 3,1 Nm/mm2 . Hasil yang berbanding lurus naik menunjukkan semakin tinggi kandungan timah yang ada pada campuran bahan, dikarenakan penambahan unsur timah dalam campuran tembaga dapat meningkatkan kekuatan mekanisnya

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: tembaga timah, impak, struktur mikro
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Mesin, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 03 Apr 2023 01:39
Last Modified: 03 Apr 2023 01:39
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/56836

Actions (login required)

View Item View Item