STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA TURBIN ANGIN SAVONIUS - DARRIEUS TIPE-H DENGAN DAN TANPA WIND DEFLECTOR


Handoyo, 5201415059 (2022) STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA TURBIN ANGIN SAVONIUS - DARRIEUS TIPE-H DENGAN DAN TANPA WIND DEFLECTOR. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of 5201415059 - Handoyo.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Jenis turbin angin yang digunakan, desain turbin angin, serta jumlah bilah dan jenis airfoil bilah yang digunakan menjadi salah satu elemen penting dalam penelitian untuk meningkatkan jumlah putaran turbin dan memperbaiki self starting turbin angin. Faktor lain seperti penambahan wind deflector juga berguna untuk memaksimalkan daya angin yang melewati rotor turbin. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggabungan jenis turbin angin Savonius – Darrieus tipe-H, dan pengaruh penambahan wind deflector terhadap self starting dan unjuk kerja yang dihasilkan. Objek pada penelitian ini adalah uji kerja VAWT gabungan Savonius dan Darrieus tipe H menggunakan airfoil 0012 dengan tambahan wind deflector, penelitian ini akan mengukur kecepatan angin sebelum dan sesudah melewati rotor turbin, dengan 6 variasi kecepatan angin dari blower yang digunakan adalah 3,98 m/s, 5,95 m/s, 9,13 m/s, 9,90 m/s, 10,40 m/s, dan 10,55 m/s, serta menghitung jumlah putaran turbin angin. Nilai yang didapatkan nantinya akan digunakan untuk menghitung tip speed rasio (TSR), dan torsi. Pengujian dilakukan di laboratorium dengan menggunakan wind tunnel. Hasil penelitian menunjukkan turbin angin dengan wind deflector mampu melakukan self starting pada kecepatan angin 9,13 m/s, sedangkan turbin angin tanpa wind deflector pada kecepatan angin yang lebih rendah 5,95 m/s sudah mampu melakukan self starting. Pada kecepatan angin 10,55 m/s turbin angin dengan wind deflector dapat berputar dengan nilai rpm 149,20 rpm dan nilai TSR 0,33, sedangkan turbin angin tanpa wind deflector pada kecepatan yang sama hanya berputar dengan nilai rpm 129,20 rpm dan nilai TSR yang lebih rendah 0,27. Dari hasil unjuk kerja yang dihasilkan penggunaan wind deflector pada turbin angin sangat disarankan pada kondisi yang memiliki kecepatan angin yang tinggi karena wind deflector mampu meningkatkan jumlah putaran turbin, sedangkan pada kondisi kecepatan angin yang rendah tidak disarankan menggunakan wind deflector karna turbin angin dengan wind deflector sulit melakukan self starting pada kecepatan angin yang rendah

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Performa, Self starting, Darrieus tipe-H, Savonius, VAWT, Wind deflector
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Mesin, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 31 Mar 2023 02:02
Last Modified: 31 Mar 2023 02:02
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/56832

Actions (login required)

View Item View Item