Kajian Penciri Fungsional dan Volume Serasah Taman Sampangan Kota Semarang


Liesmira Retnaningtyas, 4411417072 (2022) Kajian Penciri Fungsional dan Volume Serasah Taman Sampangan Kota Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4411417072 - LIESMIRA RETNANINGTYAS.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Produksi serasah merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan ekosistem. Serasah berperan membawa nutrient serta bahan organik maupun kimia dari suatu tumbuhan kembali ke tanah. Penciri fungsional tumbuhan dapat dijadikan salah satu pertimbangan dalam pengelolaan tanah secara berkelanjutan untuk kestabilan suatu ekosistem. Sejauh ini penelitian mengenai produksi serasah dan penciri fungsional daun khususnya di taman kota masih sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini menganalisis strategi spesies pohon dalam pemanfaatan sumber daya dan volume serasah di Taman Sampangan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, ditempatkan litter trap pada tiga individu tiap spesies pohon di Taman Sampangan. Litter trap berjumlah 15 jaring dengan ukuran 1x1x0.5 m3 digantung dengan jarak 1.5 meter tepat dibawah kanopi pohon yang dijadikan sampel. Serasah diambil setiap minggu selama enam minggu. Serasah yang diambil dioven dalam suhu 75 oC untuk mengukur berat keringnya. Penciri fungsional tumbuhan diteliti dengan mengambil 10 helai daun lalu diukur luas laminar pemukaan serta diberi perlakuan untuk mengetahui nilai SLA dan LDMC. Data volume serasah yang telah didapat selama 6 minggu lalu dianalisis menggunakan one way ANOVA. Hasil yang didapat yaitu 15 individu dari seluruh spesies tegakan di Taman Sampangan, volume serasah yang dihasilkan Taman Sampangan, data SLA dan LDMC pohon. Indeks penciri daun SLA dan LDMC tegakan di Taman Sampangan memiliki hubungan negatif yang signifikan. Berdasarkan indeks pencri fungsional tumbuhan tegakan di Taman Sampangan dikelompokkan menjadi dua yaitu Samanea saman, Albizia chinensis, Mangifera indica, dengan strategi konservatif sedangkan Terminalia catapa dan Ceiba pentandra dengan strategi eksploitatif. Taman Sampangan menghasilkan serasah 12.5 g/m2 /minggu berat kering. Berdasarkan penciri fungsional tumbuhan pohon yang lebih sesuai dengan lingkungan di Taman Sampangan yaitu dengan kecenderungan strategi konservatif antara lain Samanea saman, Albzhia chinensis, dan Mangifera indica.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: LDMC, PFT, serasah, SLA, tumbuhan eksploitatif, tumbuhan konservatif
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 29 Mar 2023 01:57
Last Modified: 29 Mar 2023 01:57
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/56763

Actions (login required)

View Item View Item