EKSPERIMEN KUAT CABUT ANGKUR STUD BOLT M12X160 MM METODE CAST-IN PLACE DAN POST�INSTALLED PADA KEDALAMAN 110 MM MENGGUNAKAN DRILL BIT


Nadhofatul Uliah, 5111418001 (2022) EKSPERIMEN KUAT CABUT ANGKUR STUD BOLT M12X160 MM METODE CAST-IN PLACE DAN POST�INSTALLED PADA KEDALAMAN 110 MM MENGGUNAKAN DRILL BIT. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of 5111418001 - Nadhofatul Uliah.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Angkur merupakan elemen baja yang ditanam dalam beton dengan 2 metode yaitu sebelum dicor (cast-in place) atau dipasang kemudian (post-installed) ke dalam beton yang mengeras dan kemudian digunakan untuk menyalurkan beban tarik yang bekerja ke dalam sebuah beton. Angkur dapat digunakan sebagai penyalur beban tarik yang bekerja pada sebuah beton dan juga sebagai penghubung komponen struktural. Dalam pengujian, ada berbagai pola kegagalan angkur terhadap beton akibat tarik, seperti pullout, breakout, steel failure, serta side face blowout. Pola kegagalan pullout ditandai dengan tercabutnya angkur pada beton, sedangkan kegagalan beton breakout ditandai dengan tercabutnya beton dengan membentuk kerucut beton. Pelaksanaan penelitian bertujuan untuk mendapatkan nilai kuat cabut (pullout) angkur terhadap beton mutu (f’c) 32,33 MPa. Penelitian menggunakan benda uji Balok T dimensi 330x330x390 mm sebanyak sembilan buah benda uji yang ditanami angkur Stud Bolt M12x160 mm kedalaman pengangkuran (hef) 110 mm dengan metode pemasangan cast-in place dan post-installed. Pelaksanaan pengujian metode post-installed dilakukan dengan dua metode, yaitu lubang polos dan drill dengan melakukan pengeboran pada beton yang kemudian mengunakan alat drill bit extractor concrete, dan kemudian diberi chemical epoxy Sika Anchorfix-2 sebagai perekat antara beton dan angkur. Hasil penelitian mendapatkan nilai kuat lekat (µ) rata rata sebesar 5,265 MPa pada metode cast-in place dengan kapasitas cabut rata-rata sebesar 31,54 kN. Pada pengujian metode post-installed lubang polos menghasilkan nilai kapasitas cabut rata-rata sebesar 50,18 kN dengan rata rata nilai kuat lekat (µ) sebesar 5,359 MPa dan pada metode post-installed lubang drill menghasilkan nilai kapasitas cabut rata-rata sebesar 53,77 kN dengan nilai kuat lekat (µ) rata rata sebesar 5,411 MPa. Pola kerusakan yang terjadi pada metode cast-in place adalah pullout (angkur tercabut) dan pada metode post-installed adalah breakout (beton jebol). Kegagalan yang terjadi sudah sesuai dengan teori yang telah ada.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: angkur, cast-in place, post-installed, drill bit extractor concrete, breakout, pull out
Subjects: T Technology > TYA Teknik Sipil
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Sipil, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 09 Mar 2023 03:55
Last Modified: 09 Mar 2023 03:55
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/56492

Actions (login required)

View Item View Item