PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI AKTIVITAS PERTANIAN PASCA PEMBANGUNAN KAMPUNG NELAYAN (Studi Kasus di Perkampungan Rumah Deret Tambak Rejo Kelurahan Tanjung Mas Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang)


Evi Kristiawati, 3401418034 (2022) PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI AKTIVITAS PERTANIAN PASCA PEMBANGUNAN KAMPUNG NELAYAN (Studi Kasus di Perkampungan Rumah Deret Tambak Rejo Kelurahan Tanjung Mas Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3401418034 - Evi Kristiawati.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Masyarakat di perkampungan rumah deret Tambak Rejo merupakan masyarakat relokasi akibat dampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur. Namun, sebagian masyarakat tetap bertahan di bedeng sehingga pemerintah melakukan pembangunan kampung nelayan Tambak Rejo untuk masyarakat yang terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur dan penguatan kapasitas masyarakat transisi di perkampungan rumah deret Tambak Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di perkampungan rumah deret Tambak Rejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Subjek penelitian ini adalah masyarakat transisi di perkampungan rumah deret Tambak Rejo dan Lurah Tanjung Mas serta Pendamping dari Dinas Pertanian Kota Semarang. Informan berjumlah 12 orang yang terdiri atas informan kunci, informan utama dan informan pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipasi, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan 1) penguatan kapasitas masyarakat melalui aktivitas pertanian dilakukan oleh masyarakat di perkampungan rumah deret Tambak Rejo pasca pembangunan kampung nelayan Tambak Rejo karena adanya ketidakpastian hak atas tanah, intervensi dari pihak luar, dan munculnya kesadaran sehingga masyarakat melakukan penguatan kapasitas untuk bekal di masa mendatang. 2) Bentuk penguatan kapasitas masyarakat melalui aktivitas pertanian diantaranya bentuk penguatan kapasitas individu, kelompok dan jaringan. 3) Faktor yang mempengaruhi penguatan kapasitas yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Penguatan kapasitas masyarakat melalui aktivitas pertanian sejalan dengan konsep penguatan kapasitas masyarakat, teori pembangunan manusia Mahbub Ul Haq dan teori ekonomi moral petani James C. Scott. Saran yang dapat diajukan yaitu pemerintah diharapkan dapat menyiapkan anggaran setiap tahunnya baik dari APBD maupun APBN dalam pelaksanaan program penguatan kapasitas supaya dapat berkelanjutan. Lembaga pendidikan dan lembaga non-pendidikan diharapkan melibatkan masyarakat dalam menentukan programprogram. Internal kelompok tani nelayan Al-Firdaus Tambak Rejo hendaknya lebih menitikberatkan pada pengkapasitasan sumber daya anggota dan pengurus. Masyarakat hendaknya dibagi menjadi 4 kelompok supaya dapat fokus pada pertanian lahan sempit, pertanian dalam polybag, pertanian dalam pot dan pertanian dalam karung.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Masyarakat, Pembangunan, Penguatan Kapasitas, Pertanian.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Sri Wahyuningsih
Date Deposited: 28 Feb 2023 03:42
Last Modified: 28 Feb 2023 03:42
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/56389

Actions (login required)

View Item View Item