KARAKTERISASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA FILM BIOPLASTIK DARI PATI JAGUNG-PVA DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL DAN MINYAK NAMPU (HOMALOMENA OCCULTA)


Ayu Nur Hasanah, 4311418056 (2022) KARAKTERISASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA FILM BIOPLASTIK DARI PATI JAGUNG-PVA DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL DAN MINYAK NAMPU (HOMALOMENA OCCULTA). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4311418056 - Ayu Nur Hasanah vv.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Plastik sintetis dari turunan minyak bumi dapat menimbulkan masalah lingkungan karena sulit terdegradasi. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengganti bahan baku pembuatan plastik dengan polimer alami. Pati jagung dapat menjadi alternatif karena memiliki sifat nontoksik dan sifat biodegradabilitas yang tinggi. Penambahan polimer sintetis seperti polivinil alkohol (PVA) dilakukan untuk memperkuat polimer bioplastik. Penambahan gliserol dan minyak nampu juga diperlukan dengan tujuan untuk memperbaiki sifat mekanik bioplastik serta dapat berfungsi sebagai agen antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antimikroba bioplastik berbasis pati jagung-PVA dengan penambahan gliserol dan minyak nampu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penentuan kadar amilosa dan amilopektin pati jagung dengan metode Luff Schoorl, ekstraksi minyak nampu dengan metode destilasi uap air, pembuatan bioplastik dengan metode blending dan melt intercalation dan karakterisasi bioplastik. Karakterisasi bioplastik pada penelitian ini meliputi analisis gugus fungsi FTIR, morfologi permukaan SEM, ketebalan, sifat mekanik, uji biodegradasi, daya serap air serta uji aktivitas antimikroba. Hasilnya menunjukkan penambahan gliserol dan minyak nampu tidak berpengaruh terhadap ketebalan bioplastik, dapat menurunkan sifat kuat tarik, meningkatkan sifat elongasi dan menurunkan modulus young bioplastik. Penambahan gliserol meningkatkan persentase penyerapan air dan biodegradasi bioplastik sedangkan penambahan minyak nampu menurunkan persentase penyerapan air dan biodegradasi bioplastik. Komposisi terbaik pada bioplastik sampel I yaitu gliserol 2% v/v dan minyak nampu 0,3% v/v dengan kuat tarik sebesar 1,32 MPa, elongasi sebesar 83,26%, modulus young sebesar 1,59 MPa, daya serap air sebesar 40,77% dan biodegradasi sebesar 48,82%. Ekstrak minyak nampu menunjukkan daya hambat pada bakteri E.Coli sebesar 8,2 mm, sedangkan minyak nampu yang diaplikasikan pada bioplastik tidak mampu menunjukkan penghambatan antimikroba terhadap bakteri E.Coli.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Bioplastik, Karakterisasi, Uji Antimikroba, Gliserol, Minyak Nampu.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 08 Feb 2023 02:57
Last Modified: 08 Feb 2023 02:57
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/56143

Actions (login required)

View Item View Item