PENGARUH WELL-DEFINED DAN ILL-DEFINED PROBLEM TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL, KETERAMPILAN KOGNITIF, DAN EFIKASI DIRI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING


Dinda Halimah Agrifani Mubarak, 4301418076 (2022) PENGARUH WELL-DEFINED DAN ILL-DEFINED PROBLEM TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL, KETERAMPILAN KOGNITIF, DAN EFIKASI DIRI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4301418076 - Dinda Halimah Agrifani Mubarak vv.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Collaborative Problem Solving (CPS) merupakan pembelajaran yang dipopulerkan oleh PISA. Keterampilan CPS terdiri atas dua domain yaitu keterampilan kognitif (problem solving) dan sosial (collaborative) yang dapat dilihat dalam satu waktu. Pemberian pemahaman konsep-konsep kimia baik yang sederhana maupun kompleks dapat dilakukan dengan memberikan berbagai tipe masalah. Pada kenyataannya masih banyak pendidik yang berperan lebih dominan dibandingkan peserta didik. Pada penelitian digunakan dua tipe masalah yaitu well-defined problem dan ill-defined problem yang bertujuan untuk melihat adanya pengaruh tipe masalah tersebut terhadap keterampilan sosial dan kognitif peserta didik. Keberhasilan peserta didik dalam menyelesaikan masalah bukan hanya dipengaruhi oleh penguasaan konsep kimia dan kemampuan pemecahan masalah saja, melainkan ada faktor lain dalam psikologis peserta didik salah satunya yaitu efikasi diri. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan sampel penelitian 35 peserta didik kelas XI MIPA 5 dan 34 peserta didik XI MIPA 8 SMA N 4 Semarang yang bersifat homogen. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi untuk menilai keterampilan sosial dan kognitif, tes pengetahuan materi hidrolisis garam, angket efikasi diri dan LKPD berbasis spreadsheet yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis yang digunakan beruba Rasch Model, kualitatif, dan kuantitatif. Hasil yang didapatkan yaitu keterampilan sosial yang dicapai oleh peserta didik pada kedua kelas terdapat peserta didik berkriteria rendah, sedang, dan tinggi. Sedangkan keterampilan kognitif lebih didominasi peserta didik berkriteria rendah. Nilai signifikansi Uji Mann-Whitney untuk setiap sub elemen keterampilan sosial dan kognitif berada di atas 0,05, menunjukkan tidak adanya pengaruh pencapaian keterampilan sosial dan kognitif peserta didik dalam pembelajaran CPS pada tipe masalah well-defined dan ill-defined problem. Hasil tingkat efikasi diri peserta didik juga menunjukkan nilai signifikansi dalam uji Mann-Whitney sebesar 0,683 yang menunjukkan tidak adanya perbedaan pada kedua kelas eksperimen. Analisis lanjutan pengetahuan materi hidrolisis garam peserta didik dilakukan dengan tes berupa uraian terbuka. Hasil nilai signifikansi uji Mann-whitney sebesar 0,731 yang menunjukkan bahwa hasil capaian pengetahuan kedua kelas eksperimen dengan tipe masalah yang berbeda tidak terdapat perbedaan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Sosial, Keterampilan Kognitif, Well-defined, Ill�defined, Collaborative Problem Solving
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 07 Feb 2023 02:42
Last Modified: 07 Feb 2023 02:42
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/56054

Actions (login required)

View Item View Item