Pembinaan Karakter pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang


Danik Astuti, 3401407102 (2011) Pembinaan Karakter pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Pembinaan Karakter pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang]
Preview
PDF (Pembinaan Karakter pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Generasi penerus bangsa menghadapi tantangan yang sangat berat yang merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia, khususya bagi pendidikan karakter bangsa Indonesia. Berbagai peristiwa yang muncul di masyarakat, dan dapat disaksikan melalui televisi seperti korupsi, kejahatan seksual, perusakan, perkelahian massa yang membawa dampak serius bagi masa depan anak-anak bangsa. Persoalan seperti ini muncul karena lunturnya nilai-nilai karakter bangsa. Oleh karena itu guru sebagai pendidik dapat memberikan contoh-contoh yang baik. Pembinaan karakter diterapkan pada siswa yang sedang belajar di bangku SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang. Dengan adanya pembinaan karakter dari para guru, dapat memberikan pengetahuan kepada siswa, yang harapannya siswa dapat membedakan mana yang “baik dan buruk” serta “benar dan salah” sehingga mereka dapat menerapkan dalam kehidupan di keluarga, di sekolah, dan di masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana pelaksanaan pembinaan karakter pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang? (2) faktor-faktor apa saja yang menghambat pelaksanaan pembinaan karakter pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan karakter, faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan pembinaan karakter pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik interaksi dengan tahap-tahap mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembinaan karakter pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang dilaksanakan melalui proses pembelajaran dan di luar pembelajaran. Dalam dokumen Silabus dan RPP, guru belum secara jelas mencantumkan nilai-nilai karakter yang akan ditanamkan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pembinaan karakter melalui pembelajaran ini adalah metode diskusi, ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Penanaman nilai-nilai karakter melalui proses pembelajaran diintegrasikan pada semua mata pelajaran dan tercantum dalam kegiatan belajar mengajar, namun dalam proses pembelajaran tersebut, guru tidak secara sengaja menanamkan nilai-nilai karakter. Pelaksanaan pembinaan karakter di luar pembelajaran dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh siswa kelas VII adalah pramuka, sedangkan ekstra lain yaitu: volly, sepak takraw, sepak bola, membaca Al-qur’an dan teater. Cara pembinaan karakter pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang melalui pembiasaan, keteladanan, nasihat dan dialog, serta melalui pemberian penghargaan dan hukuman. Nilai-nilai karakter yang diterapkan di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang mencakup: religius, jujur, rasa ingin tahu, toleransi, disiplin, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Faktor penghambat dalam pelaksanaan pembinaan karakter pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang meliputi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang dapat menghambat dalam pelaksanaan pembinaan karakter pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang meliputi: tingkat pemahaman siswa dan rasa malas, hal ini terbukti: pada saat proses pembelajaran siswa masih mengobrol dengan temannya, siswa sering menggangu temannya, siswa masih berisik atau ramai di dalam kelas, siswa kurang berkonsentrasi dalam menerima pelajaran dari guru, serta siswa masih merasa malas untuk belajar sendiri di rumah jika tidak ada PR dari Bapak/Ibu guru, dan ketika di rumah dihabiskan untuk bermain dengan teman-temannya atau untuk menonton televisi. Sedangkan faktor eksternal meliputi faktor lingkungan, dan media massa. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah Guru seharusnya secara eksplisit mencantumkan nilai-nilai karakter di dalam Silabus dan RPP, agar siswa mengetahui karakter-karakter apa saja yang akan ditanamkannya setelah melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar Berlangsung (KBM). Bagi siswa hendaknya lebih dapat memperhatikan Bapak/Ibu guru ketika proses Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung (KBM), sehingga siswa mampu menerima materi yang telah diajarkan, dan siswa mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah, ataupun lingkungan masyarakat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pembinaan, Karakter
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 13 Oct 2011 02:18
Last Modified: 25 Apr 2015 06:00
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/5596

Actions (login required)

View Item View Item