ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN METAKOGNITIF DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMAN 6 SEMARANG PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS


Nadia Salsabila Al Razy, 4201418055 (2022) ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN METAKOGNITIF DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMAN 6 SEMARANG PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4201418055 - Nadia Salsabila Al Razy vv.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Mekanisme kemampuan metakognitif memainkan peran penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis, sehingga siswa yang bertanggung jawab atas pembelajaran dirinya sendiri secara sadar akan menjadi pemikir yang kritis. Namun demikian, hingga saat ini belum banyak penelitian yang secara khusus menganalisis hubungan antara kemampuan metakognitif dan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Fisika. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kemampuan metakognitif dengan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di SMA N 6 Semarang pada materi Momentum dan Impuls. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang menggunakan teknik purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Data penelitian diperoleh dari angket, wawancara, dan tes. Angket dan wawancara digunakan untuk mengetahui kemampuan metakognitif siswa, sedangkan tes digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Data yang telah diperoleh dianalisis tahap awal melalui pengujian normalitas data sebagai uji prasyarat sebelum dilakukan pengujian hipotesis. Analisis regresi linier sederhana dilakukan untuk menguji hipotesis hubungan antara kemampuan metakognitif dengan kemampuan berpikir kritis siswa serta memprediksi bagaimana perubahan nilai variabel dependen apabila nilai dari variabel independen berubah. Dalam penelitian ini, variabel independen adalah kemampuan metakognitif, sedangkan variabel dependen adalah kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan metakognitif siswa berada pada kriteria “metakognitif sudah berkembang” dengan rata-rata keseluruhan persentase skor yang diperoleh adalah 69,00% dan kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kriteria “rendah” dengan rata-rata keseluruhan persentase skor yang diperoleh adalah 54,69%. Didapatkan hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan metakognitif dengan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di SMA N 6 Semarang pada materi Momentum dan Impuls dengan kontribusi sebesar 73,50% dengan persamaan regresi Y=1,2975X-34,767. Berdasarkan analisis hubungan pada masing-masing sub-aspek kemampuan metakognitif dengan kemampuan berpikir kritis didapatkan hubungan yang positif dan signifikan pada masing-masing sub-aspek kemampuan metakognitif dengan kemampuan berpikir kritis, kecuali pada sub-aspek pengetahuan deklaratif. Sub-aspek strategi pengelolaan informasi memiliki hubungan yang paling kuat terhadap kemampuan berpikir kritis dibandingkan sub�aspek lainnya

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: kemampuan berpikir kritis, kemampuan metakognitif, korelasi.
Subjects: Q Science > QC Physics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 06 Feb 2023 02:03
Last Modified: 06 Feb 2023 02:03
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/55918

Actions (login required)

View Item View Item