PARTISIPASI PASANGAN USIA SUBUR DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KELURAHAN BAPANGAN, KECAMATAN JEPARA, KABUPATEN JEPARA


David Milliano Josanova, 3211418038 (2022) PARTISIPASI PASANGAN USIA SUBUR DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KELURAHAN BAPANGAN, KECAMATAN JEPARA, KABUPATEN JEPARA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3211418038 - David Milliano Josanova.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini berupa kajian fenomena sosial yang timbul dari pengaruh pandemi Covid-19 terhadap partisipasi keluarga berencana terkhususnya pertumbuhan penduduk yang meningkat diikuti oleh peningkatan pasangan usia subur. Tujuan penelitian ini meliputi Mengetahui Partisipasi Pasangan Usia Subur terhadap program Keluarga Berencana pada masa pandemi Covid-19; Mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi partisipasi Pasangan Usia Subur terhadap Program Keluarga Berencana pada masa pandemi Covid-19; Menganalisis trend jumlah kehamilan Pasangan Usia Subur pada masa pandemi Covid-19. Lokasi penelitian bertempat di Kelurahan Bapangan. Populasi penelitian ini adalah 130 pasangan usia subur dan diambil 50 pasangan usia subur sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive proportional sampling. Variabel penelitian mencakup partisipasi pasangan usia subur dalam program keluarga berencana, faktor faktor yang mempengaruhi partisipasi keluarga berencana, serta trend kehamilan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif dan Inferensial. Statistik inferensial yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada masa pandemi Covid-19, partisipasi pasangan usia subur dalam program keluarga berencana di rukun warga 1 terklasifikasi kedalam tingkat tinggi, serta pada rukun warga 2, 4, & 5 terklasifikasi kedalam tingkat sedang, sedangkan pada wilayah rukun warga 3 terklasifikasi kedalam tingkat rendah. Khusus dalam hal penggunaan alat kontrasepsi, rukun warga 1 sebanyak 57% pengguna, rukun warga 2 sebanyak 50% pengguna, rukun warga 3 sebanyak 38% pengguna. rukun warga 4 sebanyak 50% pengguna, dan rukun warga 5 sebanyak 55% pengguna. Terdapat 8 faktor yang diuji pengaruhnya. Hasil akumulasi menunjukkan 8 faktor tersebut tidak ada pengaruh terhadap partisipasi keluarga berencana dengan presentase pengaruh sebesar 14,9% yakni pada rukun warga 1 terdapat faktor tingkat pendidikan yang berpengaruh, rukun warga 2 terdapat faktor jumlah anak yang berpengaruh, rukun warga 3 terdapat faktor status pekerjaan yang berpengaruh, rukun warga 4 terdapat faktor usia perkawinan yang berpengaruh, serta rukun warga 5 terdapat faktor jarak rumah yang berpengaruh. Sehingga menyebabkan trend kehamilan pada masa pandemi Covid-19 menurun karena dipengaruhi partisipasi KB, 8 faktor, serta jumlah kehamilan PUS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah trend kehamilan pada masa pandemi covid-19 cenderung menurun. Serta saran terhadap penelitian ini adalah memperkaya kembali penggunaan jenis alat kontrasepsi KB terkhususnya terhadap pria. Sebab tidak terdapat penggunaan jenis alat kontrasepsi MOW atau sterilisasi untuk pria di wilayah Kelurahan Bapangan ini.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: : Pandemi covid-19, keluarga berencana, kehamilan, pasangan usia subur
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: Sri Wahyuningsih
Date Deposited: 30 Jan 2023 02:28
Last Modified: 30 Jan 2023 02:28
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/55738

Actions (login required)

View Item View Item