PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR REKSADANA TERHADAP INVESTASI ILEGAL PADA APLIKASI TELEGRAM


Resa Nabila Ramadani, 8111418047 (2022) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR REKSADANA TERHADAP INVESTASI ILEGAL PADA APLIKASI TELEGRAM. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 8111418047 - Resa Nabila Ramadani.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan kebutuhan masyarakat dan semakin pesatnya kemajuan Teknologi Informasi membuat masyarakat melakukan kegiatannya di dunia maya melalui media elektronik. Berkembangnya teknologi internet juga berdampak pada digitalisasi keuangan terutama dalam sektor investasi. Instrumen Investasi yang mempermudah masyarakat umum yang ingin belajar investasi adalah Reksadana. Reksadana dapat dilakukan secara online. Namun dengan mudahnya penggunaan media elektronik melalui aplikasi, dapat disalahgunakan oleh pelaku untuk melakukan investasi ilegal di Aplikasi Telegram. Permasalahan yang dikaji dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor Reksadana Terhadap Investasi Ilegal Pada Aplikasi Telegram. 2) Bagaimana penindaklanjutan yang dilakukan oleh Satgas Waspada Invetasi terhadap kegiatan investasi illegal pada Aplikasi Telegram. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan Jenis Penelitian Yuridis Empiris. Teknik pengambilan data yang penulis gunakan yaitu Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil Penelitian menyatakan: 1) Perlindungan data pribadi berupa kebocoran nomor telepon pada Aplikasi Telegram yaitu pada privasi dan keamanan yang ada di Aplikasi Telegram. Terkait dengan investasi ilegal, OJK memberikan tindakan preventif dan represif. Korban dapat melakukan gugatan PMH. (2) Pengawasan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan hanya dilakukan pada aplikasi Reksadana yang sudah terdaftar, Terkait dengan Investasi Ilegal ditangani oleh Satgas Waspada Investasi (SWI). Simpulan dari hasil penelitian ini antara lain sebagai berikut: 1) Perlindungan yang diberikan yaitu perlindungan data pribadi berupa kebocoran nomor telepon, dan terkait dengan investasi ilegal melalui tindakan preventif dan represif. (2) Pengawasan yang dilakukan OJK hanya pada aplikasi Reksadana yang telah berizin dan terdaftar. Sedangkan terkait investasi ilegal ditangani oleh SWI bersama dengan Kominfo dan Bareskrim Polri. Saran dari penelitian ini antara lain: Melakukan sosialisasi dan edukasi terkait karakteristik investasi ilegal melalui iklan layanan masyarakat supaya dapat dijangkau masyarakat kelas bawah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan; Investor; Reksadana; Investasi Ilegal.
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KB Hukum
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: dina nurcahyani perpus
Date Deposited: 18 Jan 2023 04:24
Last Modified: 18 Jan 2023 04:24
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/55299

Actions (login required)

View Item View Item