JARGON DALAM TUTURAN DAKWAH GUS BAHA (KAJIAN SOSIOPRAGMA


Fitratul A’yuniya, 2111418034 (2022) JARGON DALAM TUTURAN DAKWAH GUS BAHA (KAJIAN SOSIOPRAGMA. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of 2111418034 - Fitratul A`yuniyah.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Jargon merupakan variasi bahasa yang digunakan oleh sekelompok orang dan hanya dimengerti oleh kelompok tersebut, namun tidak bersifat rahasia. Salah satu kelompok yang menggunakan banyak jargon yaitu kelompok pada dakwah Gus Baha. Dalam tuturan dakwah Gus Baha ditemukan banyak jargon yang hanya dimengerti oleh kelompok pengikut atau jamaahnya saja serta tidak bersifat rahasia. Jargon dalam tuturan dakwah ini dikaji menggunakan disiplin ilmu sosiopragmatik. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk jargon yang terdapat dalam tuturan dakwah Gus Baha, (2) menjelaskan fungsi jargon yang terdapat dalam tuturan dakwah Gus Baha, (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tuturan dalam dakwah Gus Baha. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan teoretis berupa kajian sosiopragmatik, dan pendekatan metodologis berupa deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah penggalan tuturan dalan dakwah Gus Baha yang diduga mengandung variasi bahasa berupa jargon. Sumber data penelitian ini ialah tuturan dakwah Gus Baha yang disampaikan melalui video-video dalam daftar putar (live) Ngaji Online kanal YouTube “LP3IA Official”. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode simak, dengan teknik dasar teknik sadap dan teknik lanjutan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dan teknik catat. Adapun metode analisis yang digunakan adalah metode padan subjenis pragmatis dan subjenis langue lain dengan teknik dasar PUP (Pilah Unsur Penentu) dan teknik lanjutan berupa teknik hubung banding menyamakan (HBS). Hasil penelitian ini berupa analisis bentuk jargon, fungsi jargon, dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya jargon dalan dakwah Gus Baha. Bentuk jargon yang digunakan Gus Baha berupa (1) jargon yang berasal dari bahasa Arab; (2) jargon yang berasal dari bahasa daerah; dan (3) jargon yang berasal dari bahasa Indonesia. Adapun fungsi penggunaan jargon yang ditemukan dalam tuturan dakwah Gus Baha diantaranya (1) fungsi instrumental; (2) fungsi regulasi; (3)fungsi representasional; (4) fungsi personal; (5) fungsi imajinatif. Kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya jargon dalam tuturan Gus Baha yaitu (1) faktor sosial; (2) faktor budaya literasi; (3) faktor topik tuturan. viii Berdasarkan hasil penelitian tersebut, terdapat beberapa saran yang diberikan peneliti, yaitu (1) hasil penelitian ini mengenai bentuk jargon dalam tuturan dakwah Gus Baha hanya dianalisis berdasarkan kategori bahasa yang digunakan. Untuk itu diharapkan penelitian selanjutnya dapat menemukan bentuk jargon dalam kategori lainnya; (2) hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat, khususnya yang tertarik dengan dakwah Gus Baha, diharapkan dapat mempelajari nilai-nilai yang disampaikan agar tidak salah pemahaman dalam pengaplikasiannya pada kehidupan sehari-hari; (3) bagi Gus Baha diharapkan dapat mempertahankan dan memperbanyak jargon dengan menyampaikan pula maksud jargon tersebut saat berdak

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: : jargon, tuturan dakwah, Gus Baha, Sosiopra
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia
P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia (S1)
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 09 Jan 2023 08:23
Last Modified: 09 Jan 2023 08:23
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54825

Actions (login required)

View Item View Item