HAMBATAN GURU DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN SISTEM HYBRID LEARNING DI KELAS XI IPS PADA MASA PANDEMI DI SMA NEGERI 1 BOJA SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2021/2022


Annisa Shafinah Rahmaningrum, 3101417044 (2022) HAMBATAN GURU DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN SISTEM HYBRID LEARNING DI KELAS XI IPS PADA MASA PANDEMI DI SMA NEGERI 1 BOJA SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2021/2022. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3101417044 - Annisa Shafinah Rahmaningrum.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Adanya COVID-19 ini berdampak pada situasi di Indonesia di segala bidang mulai dari bidang ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan sebagainya tidak terkecuali di bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan sendiri yang normalnya siswa masuk ke sekolah melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara langsung dengan guru harus tertunda. Oleh karena kasus yang semakin meningkat membuat pembelajaran dari rumah semakin lama. Kurang lebih sudah satu tahun lebih siswa belajar dari rumah atau secara daring (pembelajaran dalam jaringan) maupun luring (pembelajaran luar jaringan) sehingga mau tidak mau mereka mengalami kejenuhan. Setelah melalui evaluasi banyak kendala dalam pembelajaran jarak jauh akhirnya pada tahun ajaran 2021/2022 semester gasal pemerintah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas atau bisa disebut pembelajaran hybrid learning. Pembelajaran dengan sistem hybrid learning ini merupakan pembelajaran yang baru disaat pembelajaran yang sebelumnya pembelajaran menggunakan sistem daring menjadi pembelajaran setengah tatap muka setengah daring di waktu bersamaan. Penerapan sistem pembelajaran yang baru ini tidak terlepas dari beberapa hambatan atau kendala yang dirasakan selama pelaksanaan pembelajaran berlangsung Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapai dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran sistem hybrid learning pada mata pelajaran sejarah dikelas XI IPS SMA Negeri 1 Boja dan solusi dalam mengatasi hambatanan yang dialami. Metode peneitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan adalah guru sejarah dan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Boja. Teknik pengumpulan data berupa: observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Uji validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Analisis data digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini terdapat kendala dalam perencanaan pembelajaran sejarah sistem hybrid learning diantaranya yaitu hambatan dalam pengemasan materi, kesulitan dalam membuat media interaktif, kesulitan dalam memilih metode belajar serta hambatan dalam pemberian penugasan. Hambatan dalam kegiatan pelaksanaan pembelajaran sejarah yaitu waktu yang terbatas, siswa kesulitan dalam memahami materi, keterbatasan kuota siswa. Pasifnya siswa yang mengikuti pembelajaran dari rumah. Hambatan dalam penilaian yaitu guru kesulitan dalam menilai siswa karena waktu terbatas, pasifnya siswa yang belajar daring. Solusi dalam pelaksanaan pembelajaran sejarah sistem hybrid learning yaitu guru memadatkan materi, mencari media interaktif, guru memberikan penugasan yang menarik kepada siswa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Hambatan, Hybrid Learning, Pembelajaran Sejarah
Subjects: L Education > LA History of education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: Sri Wahyuningsih
Date Deposited: 03 Jan 2023 08:27
Last Modified: 03 Jan 2023 08:27
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54603

Actions (login required)

View Item View Item