PELESTARIAN TARI TRADISIONAL DI SANGGAR TARI SRIMPI DESA UJUNGGEDE KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN PEMALANG


Destya Risma Ramadhani, 2501416178 (2021) PELESTARIAN TARI TRADISIONAL DI SANGGAR TARI SRIMPI DESA UJUNGGEDE KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN PEMALANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 2501416178 - DESTYA RISMA RAMADHANI.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Sanggar Tari Srimpi didirikan oleh Ibu Ely Prihatain, S.Sn. pada tanggal 28 Oktober 1991 dengan tujuan untuk mengenalkan tari tradisional kepada masyarakat Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Beberapa anggapan negatif muncul mengenai tari tradisional yang dianggap monoton dan kuno sehingga kurang diminati, berdampak pada tenggelamnya kesenian tari tradisional yang mengakibatkan terjadinya penurunan jumlah siswa yang sangat signifikan. Pengelolaan sanggar yang sederhana membuat Ibu Ely sulit dalam menjalankan kegiatan pelatihan, sehingga dibuatlah struktur organisasi untuk memperkuat Sanggar Tari Srimpi dalam pelestarian tari tradisional di Desa Ujunggede. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini mengenai Pelestarian Tari Tradisional di Sanggar Tari Srimpi dengan fokus masalah; bagaimana mempertahankan tari tradisional di Sanggar Tari Srimpi, bagaimana mengembangkan tari tradisional di Sanggar Tari Srimpi, dan bagaimana pemanfaatan tari tradisional secara individu dan kelompok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian tari tradisional di Sanggar Tari Srimpi meliputi; 1) Perlindungan yang dilakukan yakni mempertahankan tari tradisional dengan mengadakan pelatihan tari tradisional, penguasaan gerak dasar tari tradisional dan penguasaan bentuk tari tradisional. 2) Pengembangan dilakukan untuk mengembangkan tari tradisional dengan penciptaan tari tradisional, pementasan tari tradisional, dan industri tari tradisional. 3) Pemanfaatan ditujukan secara individu dan kelompok. Saran peneliti mengenai pelatihan tari tradisional di Sanggar Tari Simpi selama pandemi Covid-19 dapat dilakukan secara daring, untuk mempertahankan tari tradisional dan menghindari dari penurunan jumlah siswa. Pengembangan tari tradisional tetap dilakukan dengan menciptakan karya tari, lebih produktif dalam melakukan industri bidang tari yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas yang dikemas dalam platform digital. Siswa sanggar harus lebih aktif dalam proses pelatihan, dapat menguasai materi sesuai karakter tari yang diajarkan, tidak malu bertanya mengenai detail gerak ataupun bentuk tari yang sesuai, mandiri, berani pada saat pelatihan di sanggar ataupun pementasan tari tradisional.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: strategi, pembelajaran daring, seni budaya
Subjects: L Education > L Education (General)
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Tari)
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 02 Jan 2023 04:07
Last Modified: 02 Jan 2023 04:07
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54487

Actions (login required)

View Item View Item