PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN PIDANA PENGEDARAN OBAT SECARA ILEGAL PADA PERKARA NO.105/PID.SUS/2019/PN.SLW (DITINJAU DARI TEORI MACKENZIE)


Aisy Idzati, 8111416343 (2021) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN PIDANA PENGEDARAN OBAT SECARA ILEGAL PADA PERKARA NO.105/PID.SUS/2019/PN.SLW (DITINJAU DARI TEORI MACKENZIE). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 8111416343 - Aisy Idzati.PDF] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Maraknya pengedaran obat secara ilegal memperlihatkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat masih rendah terhadap risiko pemakaian obat yang tidak memenuhi persyaratan dari BPOM. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pertimbangan Hakim dalam penjatuhan pidana dalam Perkara Nomor 105/Pid.sus/2019/PN.Slw dan Untuk mengetahui mengapa peredaran obat dibatasi oleh BPOM. Penerapan metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian yuridis sosiologis. Sumber penelitian bertumpu pada data sekunder dan ditunjang oleh data primer. Teknik pengumpulan data melalui studi dokumen dan wawancara yang kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil Penelitian tersebut dapat diketahui bahwa 1) hakim menjatuhkan putusan dalam Perkara Nomor 105/Pid.Sus/2019/PN.Slw adalah pidana Penjara 6 (bulan) dan pidana dan Pidana denda sejumlah Rp. 10.000.000 dengan menggunakan teori pertimbangan hakim secara Yuridis maupun secara Non Yuridis, bahwa terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Mengedarkan Sediaan Farmasi yang tidak memiliki Izin Edar, 2)Analisis pertimbangan Hakim dalam penjatuhan pidana peredaran obat secara ilegal dalam putusan perkara nomor 105/pid.sus/2019/PN.Slw dilihat teori Mackenzie dengan menggunakan teori atau pendekatan teori keseimbangan, pendekatan seni dan intuisi , teori pendekatan keilmuan, teori keilmuan dan pengalaman serta teori kebijasanaan. Dalam menjatuhkan putusan Nomor 105/Pid.Sus/2019/PN.Slw hakim menggunakan Teori Keseimbangan dan Teori Ratio decindendi. Kesimpulan penelitian ini adalah Hakim dalam memutus tindak pidana pengedaran obat secara ilegal (tanpa izin edar) harus mempertimbangkan dampak jangka Panjang Panjang yang ditimbulkan atas perbuatan Terdakwa pengedar sediaan farmasi tanpa izin. Masyarakat dalam membeli Obat di Apotek hendaklah memperhatikan Kandungan obat, dosis,manfaat, efek samping serta izin edar dari Bpom dan juga Penggolongan Obat yang ada di kemasan.BPOM dalam melakukan pengawasan obat sebaiknya dilakukan secara lebih optimal dan meningkatkan pengawasan agar bisa meminimalisir peredaran obat secara ilegal (tanpa izin edar). Melakukan Penyuluhan dan peringatan kepada Masyarakat sehingga masyarakat mengerti obat yang ilegal.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan,Putusan, izin edar,obat
Subjects: K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 21 Dec 2022 02:23
Last Modified: 21 Dec 2022 02:23
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54259

Actions (login required)

View Item View Item