TINJAUAN YURIDIS PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU PADA KARCIS PARKIR KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA SEMARANG


Ayu Purwati, 8111416094 (2021) TINJAUAN YURIDIS PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU PADA KARCIS PARKIR KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 8111416094 - Ayu Purwati.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji studi pada klausula baku yang ada dalam karcis parkir kendaraan bermotor di Kota Semarang, yaitu pada area parkir tepi jalan umum, tempat khusus parkir dan parkir swasta. Yang mana terdapat karcis parkir yang bertendensi sebagai klausula eksonerasi yang dilarang dalam Pasal 18 Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Klausula eksonerasi adalah klausula baku yang dalam aturan atau ketentuannya mengandung kondisi pengalihan tanggung jawab yang mana semestinya dibebankan kepada pelaku usaha. Klausula baku tersebut ada pada karcis parkir yang beredar di Kota Semarang, yang menyatakan tidak bertanggung jawab atas kehilangan ataupun kerusakan pada kendaraan yang diparkir dan atau barang yang ada di dalamnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepastian hukum atas pencantumanklausula baku pada karcis parkir kendaraan bermotor di Kota Semarang dan perlindungan hukum bagi pengguna jasa parkir atas klausula baku tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif. Dan jenis penelitiannya menggunakan penelitian yuridis empiris yakni memadukan data primer dan data sekunder yang diperoleh dilapangan dan dianalisis dengan mengacu pada UUPK, KUH Perdata dan teori hukum. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Lokasi penelitian di Dinas Perhubungan Kota Semarang, Parkir Tepi Jalan Umum, Tempat Khusus Parkir, dan Parkir Swasta yang ada di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan karcis parkir dapat dilakukan Pemerintah dan Badan Hukum/Warga Negara. Untuk menentukan ada tidaknya eksonerasi pada klausula baku yang ada dalam karcis parkir, dapat dilihat melalui bentuk perjanjian pada karcis parkir tersebut, ada 2 (dua) bentuk perjanjian yaitu Perjanjian Sewa-Menyewa dan Perjanjian Penitipan. Merujuk pada rumusan masalah pada penelitian ini, disimpulkan bahwa (1) Klausula baku pada parkir tepi jalan umum dan tempat khusus parkir tidak mengandung klausula eksonerasi, klausula baku tersebut merupakan unsur naturalia dari sebuah perjanjian sewa�menyewa yang dicantumkan untuk mempertegas adanya unsur tersebut. Sedangkan klausula baku pada parkir swasta, ada yang menerapkan perjanjian sewa-menyewa dan perjanjian penitipan. (2) Perlindungan hukum yang akan didapat pengguna jasa parkir akan berbeda-beda tergantung pada area parkir yang dipilih, pada area parkir yang menerapkan perjanjian sewa menyewa, karena objek perjanjiannya adalah lahan parkir, sangat dimungkin pengelola parkir tidak bertanggung jawab atas hilang atau rusaknya kendaraan yang berada diatas lahan parkir. Pada parkir menerapkan perjanjian penitipan, objek perjanjiannya adalah barang titipan dalam hal ini adalah kendaraan yang diparkirkan. Pengelola parkir harus mengembalikan barang titipan sama seperti semula dan bertanggung jawab atas semua kelalaian saat menyimpan barang titipan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Karcis Parkir, Klausula Baku dan Perlindungan Hukum.
Subjects: K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 21 Dec 2022 01:48
Last Modified: 21 Dec 2022 01:48
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54254

Actions (login required)

View Item View Item