EKSISTENSI KERAJINAN MONEL UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN WARGA DI DESA KRIYAN, KECAMATAN KALINYAMATAN, KABUPATEN JEPARA


Fatin Fitroh Amalia, 3601417027 (2021) EKSISTENSI KERAJINAN MONEL UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN WARGA DI DESA KRIYAN, KECAMATAN KALINYAMATAN, KABUPATEN JEPARA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3601417027 - Fatin Fitroh Amalia(v).pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kerajinan monel sudah menjadi tulang punggung bagi sebagian besar warga di Desa Kriyan yang terkenal sebagai Centra Kerajinan Monel. Peminat aksesoris kerajinan monel ini terbilang sangat banyak karena produk kerajinan monel dapat dipasarkan hingga ke luar daerah. Namun datangnya produk aksesoris Impor dari Negara Tiongkok pada tahun 2013-2015 ke pasaran Indonesia menyebabkan kerajinan monel mengalami penurunan, masuknya Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 juga menjadi pengaruh kerajinan monel mengalami penurunan penjualan karena daya beli masyarakat yang turun terhadap barang tersier. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perkembangan usaha kerajinan monel di Desa Kriyan sebelum dan sesudah masuknya produk Impor dan Pandemi Covid-19, menelaah pengembangan usaha kerajinan monel oleh warga di Desa Kriyan, mengetahui inovasi produk dan sistem pemasaran yang dilakukan warga di Desa Kriyan dalam mengembangkan usaha kerajinan monel. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari informan, hasil pengamatan, dan dokumen. Alat dan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Perkembangan kerajinan monel di Desa Kriyan sebelum masuknya produk aksesoris Impor dari Negara Tiongkok dan Pandemi Covid-19 di Indonesia dapat memproduksi 50-100 kodi aksesoris dalam 1 Minggu dengan keuntungan Rp 1.000.000- Rp 5.000.000. Setelah masuknya produk Impor dan Pandemi Covid-19 hanya bisa memproduksi 10-30 kodi dalam 1 Minggu dengan keuntungan Rp 1.000.000- Rp 3.000.000. (2) Pengembangan usaha yang dilakukan warga Desa Kriyan untuk memajukan usaha antara lain dari sumber daya manusianya, keuangan atau pembiayaan dalam menjalankan usaha, produksi dan operasinya, serta pemasaran yang dilakukan. (3) Inovasi dalam mengembangkan usaha kerajinan aksesoris Desa Kriyan berupa aksesoris yang terbuat dari bahan kuningan lapis emas dan sistem pemasaran yang dilakukan secara online. Inovasi ini dapat meningkatkan produksi dan pendapatan, dalam 1 Minggu dapat memproduksi 200-300 aksesoris dengan keuntungan Rp 3.000.000- Rp 10.000.000. Saran yang peneliti berikan (1) Bagi Pemerintah Desa Kriyan, dalam mengembangkan usaha kerajinan aksesoris di Desa Kriyan diperlukan kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha kerajinan. (2) Bagi pelaku usaha kerajinan, diharapkan untuk terus meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan bakat yang dimiliki sesuai dengan tuntutan zaman.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kerajinan monel, kesejahteraan, warga Desa Kriyan
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
N Fine Arts > NB Sculpture
N Fine Arts > NF Carving
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, S1
Depositing User: Kharisma ADHIARYA
Date Deposited: 13 Dec 2022 06:28
Last Modified: 13 Dec 2022 06:28
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54153

Actions (login required)

View Item View Item