RESILIENSI PETANI GARAM RAKYAT DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA EKONOMI DI DESA KEDUNGMALANG, KECAMATAN KEDUNG, KABUPATEN JEPARA


Mutia Yody Febrizki, 3401416013 (2021) RESILIENSI PETANI GARAM RAKYAT DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA EKONOMI DI DESA KEDUNGMALANG, KECAMATAN KEDUNG, KABUPATEN JEPARA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3401416013 - Mutia Yody Febrizki(v).pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Garam merupakan komoditas utama untuk bahan baku industri dan bahan pangan masyarakat. Pertanian garam di Indonesia terletak dibeberapa wilayah, salah satunya di Jepara yang ada di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung. Sektor pertanian garam dapat mengalami kerentanan usaha di masa yang akan datang seperti yang terjadi di Desa Kedungmalang karena adanya beberapa permasalahan. Masalah utama pada pertanian garam biasanya disebabkan karena kondisi musim yang tidak dapat diprediksi, sehingga menimbulkan kesenjangan pada hasil panen garam dan pendapatan petani garam. Masalah tersebut dapat berdampak pada produksi pertanian garam Desa Kedungmalang di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui bentuk kegiatan pertanian garam di Desa Kedungmalang, 2) Mengetahui masalah yang dihadapi petani garam di Desa Kedungmalng, dan 3) Mengetahui resiliensi petani garam untuk mempertahankan pertanian garam di Desa Kedungmalang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Validitas data hasil penelitian diuji dengan teknik triangulasi data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dianalisis menggunakan konsep resiliensi sosial dari Adger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pertanian garam di Desa Kedungmalang merupakan pertanian garam lokal yang dikelola oleh petani garam setempat. Kegiatan pertanian garam berlangsung setiap musim panas. Kegiatan pertanian garam terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap pra produksi, masa produksi, dan pasca produksi. 2) Kerentanan usaha pertanian garam di Desa Kedungmalang disebabkan oleh beberapa masalah seperti masalah lingkungan, masalah ekonomi, dan masalah sosial budaya. 3) Resilinsi petani garam untuk mempertahankan usaha pertanian garam yaitu dengan melakukan adaptasi sosial dan lingkungan yang memanfaatkan jaringan sosial serta sumber daya alam Desa Kedungmalang. Saran yang disampaikan penulis yaitu : 1) Saran bagi pemerintah Desa Kedungmalang agar dapat memberikan sosialisasi dan pelatihan produksi garam yang lebih baik untuk meningkatkan kemajuan pertanian garam. 2) Saran bagi petani garam agar memaksimalkan dan memperluas jaringan sosial untuk mempermudah mendapatkan akses distribusi garam.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Petani Garam, Pertanian Garam, Resiliensi
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Kharisma ADHIARYA
Date Deposited: 13 Dec 2022 01:09
Last Modified: 13 Dec 2022 01:09
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54118

Actions (login required)

View Item View Item