STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS APARATUR SIPIL NEGARA DALAM UPAYA MEWUJUDKAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus Pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Tegal)


FEBY KUSNADI, 3312417058 (2021) STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS APARATUR SIPIL NEGARA DALAM UPAYA MEWUJUDKAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus Pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Tegal). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3312417058 - Feby Kusnadi(v).pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Aparatur Sipil Negara merupakan salah satu pilar utama dalam reformasi birokrasi, sehingga diperlukan adanya peningkatan kapasitas bagi ASN sebagai salah satu pilar utama reformasi birokrasi. BKD Kabupaten Tegal sebagai perangkat daerah yang mengelola ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Tegal, maka diperlukan adanya penguatan kapasitas ASN di lingkungan kerja BKD Kabupaten Tegal agar pengetahuan dan keterampilan ASN di BKD dapat meningkat dalam mewujudkan pelayanan publik yang baik dan tercapainya penerapan prinsip good governance. Jenis penelitian yang digunakan yakni dengan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang akan disajikan dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu, data yang diperoleh dari penelitian langsung dilapangan berupa hasil wawancara serta data sekunder seperti peraturan perundang undangan yang terkait dengan fokus penelitian. Teknik triangulasi yang digunakan adalah triangulasi metode dengan membandingkan hasil wawancara dengan dokumen terkait fokus penelitian. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi penguatan kapasitas ASN di BKD melalui jalur pendidikan dan pelatihan serta dari etika kerja ASN, sesuai dengan teori penguatan kapasitas dimensi individu menurut GTZ dalam Milen (2006) yaitu Knowledge (pengetahuan), Skill Competencies (kompetensi dan keterampilan) dan Work Ethics (etika kerja). Penerapan prinsip good governance di BKD dilihat melalui penerapan transparansi, responsivitas dan keadilan dalam pelayanan publik di BKD. Faktor penghambat yaitu kurangnya kordinasi dan sarana dan prasarana yang kurang memadai, sedangkan solusinya adalah adanya regulasi yang jelas dan adanya SDM Aparatur yang potensial sehingga mampu mendukung penguatan kapasitas ASN di BKD. Implikasi adanya penguatan kapasitas adanya peningkatan integritas ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Saran kepada BKD Kabupaten Tegal yaitu harus lebih meningkatkan kordinasinya di tiap bidang sehingga nantinya tidak terjadi kesalahpahaman dalam setiap program yang berjalan di BKD. Sarana dan prasarana penunjang juga harus ditingkatkan untuk mendukung setiap pelaksanaan program penguatan kapasitas.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Penguatan Kapasitas; ASN; Good Governance; Badan Kepegawaian Daerah
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
J Political Science > Government
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: Kharisma ADHIARYA
Date Deposited: 13 Dec 2022 00:36
Last Modified: 13 Dec 2022 00:36
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/54107

Actions (login required)

View Item View Item