PEMANFAATAN LIMBAH ABU JERAMI PADI (ORYZA SATIVA L.) SEBAGAI ZAT WARNA ALAMI TEKSTIL TIE AND DYE


Miftahiyah Nuru’udhma Hidayati, 5403416026 (2021) PEMANFAATAN LIMBAH ABU JERAMI PADI (ORYZA SATIVA L.) SEBAGAI ZAT WARNA ALAMI TEKSTIL TIE AND DYE. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of PEMANFAATAN LIMBAH  ABU JERAMI PADI (ORYZA SATIVA L.) SEBAGAI ZAT WARNA ALAMI TEKSTIL TIE AND DYE] PDF (PEMANFAATAN LIMBAH ABU JERAMI PADI (ORYZA SATIVA L.) SEBAGAI ZAT WARNA ALAMI TEKSTIL TIE AND DYE) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kuantitas limbah jerami padi belum dimanfaatkan secara optimal. Kecenderungan menggunakan zat warna sintetis berpotensi menghasilkan limbah beracun yang berbahaya bagi lingkungan. Bahan alam sebagai sumber zat warna dapat menjadi alternatif, salah satunya memanfaatkan abu jerami padi. Tie and dye belakangan sangat populer, keunikan hasil motif dan keteknikannya membuat teknik ini menarik diterapkan. Penelitian ini bertujuan memanfaatan abu jerami padi sebagai zat warna alami pada pencelupan bahan tekstil dengan menerapkan teknik tie and dye dan menganalisis kualitas warna hasil pencelupan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian: bahan tekstil (mori primissma, rayon), bahan mordan (tawas, tunjung, kapur tohor); variabel terikatnya: ketuaan warna, ketahanan luntur warna (pencucian sabun, gosokan basah), ketajaman motif tie and dye. Menerapkan teknik ekstraksi aqueous method; teknik pre-mordanting konsentrasi mordan 10g/l; teknik ikatan (tie) untuk pembuatan motif; frekuesi pencelupan 15 kali. Pengumpulan data dilakukan dengan uji laboratorium tekstil. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Ketuaan warna paling muda dihasilkan mori primissima mordan tunjung, warna paling tua dihasilkan rayon mordan kapur tohor. Ketahanan luntur warna terhadap pencucian sabun, mordan tawas dan kapur tohor menghasilkan nilai “cukup baik, mordan tunjung menghasilkan nilai “baik”. Ketahanan luntur warna terhadap gosokan basah, ketiga perlakuan mordan menghasilkan nilai “cukup baik”. Ketajaman motif tie and dye perlakuan mordan tawas dan kapur tohor menghasilkan nilai “tajam”, mordan tunjung menghasilkan nilai “cukup tajam”. Simpulan, abu jerami padi dapat dimanfaatkan sebagai zat warna alami tekstil mori primissima dan rayon. Saran yang direkomendasikan adalah, 1)ketuaan warna perlakuan mordan tunjung menghasilkan nilai paling muda penelitian lain dapat menerapkan konsentrasi mordan yang berbeda untuk hasil lebih baik; 2)ketahanan luntur warna terhadap pencucian sabun perlakuan mordan tawas dan kapur tohor menghasilkan nilai paling rendah penelitian lain dapat menerapkan konsentrasi mordan yang berbeda untuk nilai lebih baik; 3)ketahanan luntur warna terhadap gosokan basah ketiga perlakuan mordan menghasilkan nilai cukup baik, penelitian lain dapat menerapkan konsentrasi mordan yang berbeda untuk nilai lebih baik.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: jerami padi (Oryza sativa L.), zat warna alami, tie and dye
Subjects: T Technology > TY Pendidikan Kesejahteraan Keluarga > TY3 Tata Busana S1
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Busana, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 06 Dec 2022 03:52
Last Modified: 06 Dec 2022 03:52
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53942

Actions (login required)

View Item View Item