ANALISIS FRAUD HEXAGON TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING DENGAN KOMITE AUDIT DAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2016-2019)


RINA MARSELLA SIHOMBING, 7211417099 (2021) ANALISIS FRAUD HEXAGON TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING DENGAN KOMITE AUDIT DAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2016-2019). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of ANALISIS FRAUD HEXAGON TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING DENGAN KOMITE AUDIT DAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2016-2019)] PDF (ANALISIS FRAUD HEXAGON TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING DENGAN KOMITE AUDIT DAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI 2016-2019)) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Laporan keuangan merupakan salah satu alat komunikasi perusahaan kepada pengguna laporan keuangan untuk menyampaikan mengenai data keuangan atau operasional perusahaan yang nantinya digunakan sebagai alat pengambil keputusan ekonomi bagi pihak yang berkepentingan. Perusahaan dapat menunjukkan peningkatan eksistensi kinerjanya melalui laporan keuangan dalam kurun waktu tertentu, walaupun terkadang demi mendapatkan kesan “baik” dari berbagai pihak. Motivasi dari terlihat “baik” dari berbagai pihak tadi mendorong terjadinya fraudulent financial reporting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor fraud hexagon terhadap fraudulent financial reporting, serta peran komite audit dan komisaris independen dalam memoderasi hubungan pengaruh tersebut. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI 2016-2019. Sample penelitian ini sebanyak 27 perusahaan dengan 95 unit analisis yang diambil berdasarkan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi logistik dengan alat analisis IBM SPSS Ver.24. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Stabilitas Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Fraudulent financial reporting. Sedangkan Pergantian Auditor, Koneksi Politik, CEO Duality, Nature of industry dan Pergantian Direksi berpengaruh negatif terhadap Fraudulent financial reporting. Selain itu, Komite audit mampu memperlemah Stabilitas Keuangan, Koneksi Politik dan Nature of industry. Komite audit tidak mampu memperlemah Pergantian auditor, CEO Duality dan Pergantian Direksi. Komisaris Independen mampu memperlemah Stabilitas Keuangan, Pergantian Auditor, Koneksi Politik, Pergantian Direksi. Komisaris Independen tidak mampu memperlemah CEO Duality dan Nature of industry. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan diharapkan mampu menjalankan fungsi dari adanya komite audit dan komisaris bukan hanya sebagai pelengkap dari regulasi GCG tetapi lebih memperbaiki masalah pengawasan diperusahaan untuk mencegah terjadinya tindak kecurangan. Calon investor sarankan lebih cermat dalam menganalisis informasi yang disajikan oleh perusahaan baik laporan keuangan maupun Non keuangan yang akan digunakan sebagai keputusan investasi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Fraudulent financial reporting, Stabilitas Keuangan, Pergantian Auditor, Koneksi Politik, CEO Duality, Nature of industry, Pergantian Direksi, Komite Audit, Komisaris Independen
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
Depositing User: dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 06 Dec 2022 01:09
Last Modified: 06 Dec 2022 01:09
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53901

Actions (login required)

View Item View Item