EFEKTIVITAS PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK SECARA DIVERSI PADA TINGKAT PENYIDIKAN (STUDI PADA KEPOLISIAN SEKTOR GUBUG KABUPATEN GROBOGAN)


Annas Sandy Gita Perdana, 8111417322 (2021) EFEKTIVITAS PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK SECARA DIVERSI PADA TINGKAT PENYIDIKAN (STUDI PADA KEPOLISIAN SEKTOR GUBUG KABUPATEN GROBOGAN). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 8111417322 - Annas Sandy Gita Perdana.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Anak Sebagai Pelaku Kejahatan seringkali mendapat perlakuan buruk di muka pengadilan, salah satunya dalam penjatuhan pidana atas perbuatan yang dilakukannya. Dalam undang-undang sudah diatur bahwa sebenarnya anak nakal atau anak yang melakukan tindak kejahatan dapat diberikan sanki melalui sistem diversi dengan menggunakan pendekatan restorative justice agar dikemudian hari pelaku dapat pulih dan tidak mendapat stigma negatif dari masyarakat. Rumusan Masalah dalam penelitian ini meliputi ; (1) Bagaimana pelaksanaan diversi dalam menyelesaikan perkara tindak pidana anak pada tahap penyidikan di Polsek Gubug? (2) Bagaimana efektivitas peranan kepolisian setempat dalam menyelesaikan tindak pidana anak secara diversi? (3) Bagaimana bentuk hambatan selama pelaksanaan diversi di Polsek Gubug berlangsung? Pendekatan penelitan yang digunakan oleh penulis dalam penulisan skripsi ini ialah kualitatif. Jenis penelitian yang penulis gunakan ialah dengan metode yuridis sosiologis atau dapat disebut dengan penelitian empiris. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder dengan menggunakan teknik wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Untuk validitas data penulis menggunakan metode triangulasi dimana data yang telah diperoleh akan dibandingkan dan kemudian di analisa satu dengan lainnya. Penelitian menghasilan bahwa (1) Polsek Gubug mempunyai 2 alternatif dalam menyelesaikan perkara pidana anak melalui diversi yaitu dengan metode diversi sesuai ketentuan undang undang, dan metode mediasi dengan mengedepankan prinsip restorative justice (2) Penerapan diversi di Polsek Gubug belum dapat dikatakan efektif, penyebab tidak tercapainya efektivitas peran penyidik Polsek Gubug dalam melaksanakan diversi adalah kurangnya peran Kepolisian Sektor Gubug dalam mengimplementasikan metode diversi untuk menyelesaikan perkara anak, kurangnya sarana atau fasilitas pendukung di Polsek Gubug, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai aturan diversi dalam Undang Undang SPPA, serta kurangnya perhatian terhadap unsur kebudayaan masyarakat. (3) Faktor penghambat pelaskanaan diversi disebabkan oleh tuntutan ganti rugi dari korban terlalu tinggi, dan Anggapan dari masyarakat bahwa diversi dapat membebaskan anak untuk berbuat jahat. Simpulan yang dapat diperoleh adalah (1) Polsek Gubug menggunakan metode diversi dan mediasi dengan prinsip restorative justice dalam menyelesaikan perkara anak (2) Penerapan diversi di Polsek Gubug masih kurang efektif (3) Faktor penghambat diversi adalah tuntutan korban terlalu tinggi dan anggapan masyarakat bahwa diversi dapat membebaskan anak berbuat jahat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Diversi, Efektivitas, Polsek Gubug, Restorative Justice
Subjects: K Law > KB Hukum
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 05 Dec 2022 04:09
Last Modified: 05 Dec 2022 04:09
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53880

Actions (login required)

View Item View Item