KREATIVITAS GURU PENJAS SD DALAM MENYIKAPI KETERBATASAN SARANA DAN PRASARANA PENJAS SE�KECAMATAN WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI


Dela Agustiana, 6102417048 (2021) KREATIVITAS GURU PENJAS SD DALAM MENYIKAPI KETERBATASAN SARANA DAN PRASARANA PENJAS SE�KECAMATAN WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 6102417048 - Dela Agustiana.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Problematika yang terjadi pada penelitian ini adalah guru belum optimal dalam mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran penjas, belum seluruhnya memberdayakan kreativitasnya dalam memodifikasi sarana dan prasarana penjas yang masih terbatas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kreativitas guru penjas dalam menyikapi keterbatasan sarana dan prasarana penjas se-Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan data menggunakan angket.Populasi dari penelitian ini adalah semua guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali dengan memiliki latar belakang di pendidikan jasmani berjumlah 19 guru. Semua anggota populasi dalam penelitiaan ini akan dijadikan sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan software SPSS versi 22, yang dituangkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian memperoleh bahwa kreativitas Guru Penjas SD dalam menyikapi keterbatasan sarana dan prasarana penjas se-Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali terdapat 1 guru (5%) dengan kategori sangat tinggi , 7 guru (37%) dengan kategori tinggi, 4 guru (21%) dengan kategori sedang, 5 guru (26%) dengan kategori rendah, dan 2 guru (11%) dengan kategori sangat rendah.Adapun berdasarkan faktor yaitu : (1) Kemampuan melihat masalah dengan kategori sedang (58%). Secara rinci terdapat 4 guru (21%) dengan kategori sangat tinggi, 3 guru (16%) dengan kategori tinggi, 11 guru (58%) dengan kategori sedang, dan 1 guru (5%) dengan kategori rendah, (2) Kemampuan daya cipta (orisinalitas) dengan kategori sedang (32%). Secara rinci terdapat 2 guru (11%) dengan kategori sangat tinggi, 5 guru (26% )dengan kategori tinggi, 6 guru (32%0 dengan kategori sedang, 5 guru (26%) dengan kategori rendah, dan 1 guru (5%) dengan kategori sangat rendah, (3) Kemampuaan menerima dan terbuka dengan hal-hal baru dengan kategori tinggi (47%). Secara rinci terdapat 1 guru (5%) dengan kategori sangat tinggi, 8 guru (42%) dengan kategori tinggi, 5 guru (26%) dengan kategori sedang, dan 5 guru (26%) dengan kategori rendah. Simpulan yang di dapat dalam penelitian ini yaitu diketahui kreativitas Guru Penjas SD dalam menyikapi keterbatasan sarana dan prasarana penjas se-Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali tergolong tinggi.Saran yang dapat peneliti berikan adalah guru penjas dapat meningkatkan potensinya dengan kreativitas yang tinggi dalam proses pembelajaran penjas, bagi calon guru pendidikan jasmani hendaklah banyak�banyak belajar untuk mengembangkan kreativitas baik berupa gagasan maupun memodifikasi alat untuk pembelajaran penjas karena dalam kenyataan yang ada di lapangan tidak semua sekolah mempunyai sarana dan prasarana yang standard dan memadai.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kreativitas, Guru, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Sarana dan Prasarana Penjas.
Subjects: O Sport > Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi ( S1 )
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 28 Nov 2022 01:24
Last Modified: 28 Nov 2022 01:24
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53521

Actions (login required)

View Item View Item