THE IMPACT OF TERRORIST ATTACKS AND POLITICAL EVENTS TO RUPIAH EXCHANGE RATE


Tia Murtiningrum, 7111417059 (2021) THE IMPACT OF TERRORIST ATTACKS AND POLITICAL EVENTS TO RUPIAH EXCHANGE RATE. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of THE IMPACT OF TERRORIST ATTACKS AND POLITICAL EVENTS TO RUPIAH EXCHANGE RATE] PDF (THE IMPACT OF TERRORIST ATTACKS AND POLITICAL EVENTS TO RUPIAH EXCHANGE RATE) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Nilai tukar merupakan komponen penting dalam perekonomian suatu negara dikarenakan pergerakannya dapat mempengaruhi perekonomian secara luas, termasuk kinerja ekspor-impor yang kemudian dapat mempengaruhi pendapatan nasional. Interaksi antara permintaan dan penawaran lah yang membentuk nilai tukar, penelitian ini mencoba menambahkan variabel yang dapat mempengaruhi pergerakan nilai tukar yang berasal dari faktor diluar ekonomi yang dapat mempengaruhi permintaan mata uang rupiah, yakni serangan terorisme dan peristiwa politik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar AS, baik dari faktor ekonomi dan faktor non-ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi time series ARIMAX (Autoregressive Integrated Moving Average Exogenous) yakni merupakan pengembangan dari model ARIMA dengan exogenous variabel, dengan periode penelitian dari Januari 2001 hingga Maret 2021. Variabel yang digunakan antara lain Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar AS, Dummy Serangan Terorisme, Dummy Peristiwa Politik, Tingkat Suku Bunga, dan IHSG. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Serangan Terorisme berpengaruh positif namun tidak signifikan. Peristiwa Politik berpengaruh negatif dan signifikan, yang artinya setiap ada atau terjadinya peristiwa politik maka nilai tukar rupiah akan terapresiasi, dengan asumsi ceteris paribus. Hal tersebut terjadi karena sentimen positif yang terjadi disaat peristiwa politik berlansung sehingga dapat membuat permintaan rupiah meningkat dan nilai tukar rupiah terapresiasi. Tingkat Suku Bunga berpengaruh posititf namun tidak signifikan, dan IHSG berpengaruh negatif dan signifikan yang artinya apabila terjadi kenaikan dari IHSG maka nilai tukar rupiah akan terapresiasi, dengan asumsi ceteris paribus. Hal tersebut terjadi karena apabila aset atau return saham meningkat maka investor asing akan tertarik untuk menanamkan modalnya di dalam negeri, hal tersebut membuat permintaan terhadap rupiah meningkat dan membuat nilai tukar rupiah terapresiasi. Berdasarkan hasil penelitian saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah: pemerintah dapat mempertahankan suasa yang kondusif tentang penangan serangan terorisme, para pejabat pemerintahan yang terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik (khususnya dibidang ekonomi), Bank Indonesia dapat mengubah BI7Day Repo Rate dalam nilai yang cukup signifikan agar dampaknta terasa oleh pergerakan nilai tukar rupiah, dan dapat mendorong perusahan-perusahan dalam negeri agar berkinerja baik dan meningkatkan capital inflow yang dapat membuat nilai tukar rupiah terapresiasi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Nilai Tukar Rupiah, faktor ekonomi, faktor non-ekonomi, ARIMAX
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 21 Nov 2022 04:38
Last Modified: 21 Nov 2022 04:38
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53254

Actions (login required)

View Item View Item