ANALISIS POLA PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DAN KUALITAS AIR SUNGAI PADA LAHAN PERTANIAN DI ALIRAN SUNGAI KREO KOTA SEMARANG


Rois Saida Sanjaya, 3211417001 (2021) ANALISIS POLA PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DAN KUALITAS AIR SUNGAI PADA LAHAN PERTANIAN DI ALIRAN SUNGAI KREO KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3211417001 - Rois S. Sanjaya(v).pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Limbah pertanian terutama dari penggunaan pupuk kimia telah menjadi isu permasalahan yang serius di beberapa negara karena telah menyebabkan penurunan kualitas air sungai. Penggunaan lahan dan mata pencaharian penduduk di Sub DAS Kreo berorientasi pada kegiatan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan lahan pertanian di sepanjang aliran sungai Kreo Kota Semarang dan menganalisis dampak limbah pertanian terhadap kualitas air sungai Kreo Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Analisis pola penggunaan lahan pertanian dengan teknik digitasi menggunakan software GIS. Sedangkan analisis dampak limbah pertanian terhadap kualitas air sungai dilakukan dengan uji laboratorium sampel air sungai yang mengacu pada kriteria baku mutu air berdasarkan kelas menurut PP Nomor 82 tahun 2001 peruntukan sungai kelas I. Uji laboratorium sampel air menggunakan parameter TSS, TDS, Nitrat, BOD, dan COD. Sedangkan analisis status mutu air menggunakan metode STORET. Hasil penelitian menunjukkan pola penggunaan lahan pertanian di sepanjang aliran sungai Kreo terbagi menjadi 3 bentuk penggunaan lahan yaitu sawah, ladang, dan kebun campuran. Pola lahan sawah mengelompok pada bagian selatan yang merupakan kawasan lahan pertanian produktif serta pada kawasan sebelum inlet Waduk Jatibarang, lahan ladang mengelompok di kawasan setelah outlet Waduk Jatibarang dan kebun campuran memiliki pola menyebar. Limbah padat maupun cair dari kegiatan pertanian telah mencemari perairan sungai Kreo. Hasil uji laboratorium sampel air sungai menunjukkan konsentrasi parameter BOD dan COD telah melebihi baku mutu yang ditetapkan. Status mutu air sungai pada kawasan lahan pertanian produktif dan pada kawasan sebelum inlet Waduk Jatibarang telah tercemar ringan, sedangkan pada kawasan setelah outlet Waduk Jatibarang masih memenuhi baku mutu. Air sungai tersebut akan berbahaya bagi kesehatan manusia apabila diperuntukan sebagai sumber baku air minum. Saran penelitian ini pemerintah diharapkan dapat melakukan monitoring kondisi kualitas air sungai Kreo Kota Semarang secara berkala sebagai bahan untuk evaluasi terkait pengelolaan dan kinerja daerah aliran sungai yang telah dilakukan selama ini serta sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan/kebijakan terkait pengelolaan daerah aliran sungai di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Limbah Pertanian, Kualitas Air Sungai
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: Kharisma ADHIARYA
Date Deposited: 21 Nov 2022 04:02
Last Modified: 21 Nov 2022 04:02
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53245

Actions (login required)

View Item View Item