PENGARUH SEKTOR PARIWISATA DAN PDRB TERHADAP KEMISKINAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2015-2019


Hana Yunita Anggraini, 7111417017 (2021) PENGARUH SEKTOR PARIWISATA DAN PDRB TERHADAP KEMISKINAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2015-2019. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PENGARUH SEKTOR PARIWISATA DAN PDRB TERHADAP KEMISKINAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2015-2019] PDF (PENGARUH SEKTOR PARIWISATA DAN PDRB TERHADAP KEMISKINAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2015-2019) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kemakmuran suatu negara tercermin dari tingkat kemiskinan negara tersebut. Provinsi Jawa Tengah menjadi Provinsi dengan presentase penduduk miskin tertinggi dibandingkan Jawa Barat dan Jawa timur, sedangkan Jawa Tengah memiliki potensi pariwisata yang melimpah, dengan 35 Kabupaten/Kota dimiliki dengan berbagai macam jenis wisata. Potensi wisata dapat menjadi peluang untuk membantu menurunkan jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis seberapa besar pengaruh jumlah wisatawan dan PDRB terhadap kemiskinan di Jawa Tengah tahun 2015-2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dengan metode pengumpulan data studi Pustaka dari instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi data panel yang menggabungkan antara data time series (2015-2019) dan cross section (35 kabupaten/kota di Jawa tengah) dengan metode terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM). Hasil analisis menujukkan bahwa variabel jumlah wisatawan memiliki probabilitas sebesar 0.4497, variabel jumlah hotel memiliki probabilitas sebesar 0.0000 dan variabel PDRB memiliki probabilitas sebesar 0.0000 terhadap presentase jumlah penduduk miskin. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa variabel jumlah wisatawan tidak berpengaruh terhadap variabel presentase jumlah penduduk miskin dan variabel jumlah hotel dan PDRB berpengaruh negatif terhadap presentase jumlah penduduk miskin. Saran dalam penelitian ini yaitu Upaya yang dapat oleh Dinas Pariwisata dan BAPPEDA untuk meningkatkan pendapatan sektor pariwisata yaitu dengan membuat kerjasama dengan masyarakat sekitar, yang bekerja di daerah wisata khususnya penjual membuat sistem yang mewajibkan wisatawan untuk membeli barang di daerah wisata, untuk meningkatkan perkembangan perkeonomian di daerah wisata. Meningkatkan perbaikan infrastruktur yang menunjang daerah wisata seperti jalan, dan fasilitas umum lainnya untuk menarik investor untuk berinvestasi di daerah wisata. Meningkatkan sektor yang unggul dan potensial agar pendapatan dalam PDRB lebih maksimal dan dapat menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi jumlah penduduk miskin di setiap Kabupaten/ Kota.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Jumlah Wisatawan, Jumlah Hotel, PDRB, Presentase jumlah penduduk miskin dan Fixed Effect Model (FEM).
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: dwi setyo hastaningsih
Date Deposited: 18 Nov 2022 03:52
Last Modified: 18 Nov 2022 03:52
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/53216

Actions (login required)

View Item View Item