PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DARURAT NARKOBA PADA SISWA SMA NEGERI 15 SEMARANG


Jhovanka Anjar Mazhiar SM, 6101417060 (2021) PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DARURAT NARKOBA PADA SISWA SMA NEGERI 15 SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 6101417060 - Jhovanka Anjar v.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam membangun karakter remaja agar lebih waspada akan bahaya narkoba. Terlebih implementasi kurikulum 2013 menekankan pada pembangunan karakter yang kuat bagi setiap siswa. Hal ini didasarkan pada banyak terjadinya kemerosotan karakter bangsa yang terlihat dari banyaknya tindak korupsi, kekerasan, penyalahgunaan obat terlarang hingga tindakan lainnya. Hal tersebut yang mendasari penelitian ini sebagai upaya prefentiv darurat narkoba pada remaja khususnya siswa SMA. Pengembangan instrumen penilaian menggunakan R & D menurut sugiyono dengan model pengembangan yang terdiri dari 6 tahap, yaitu a)potensi dan masalah, b) pengumpulan data, c) desain produk, d) validasi produk, e) revisi produk, dan f) uji coba produk. Instrumen penilaian sikap yang dikembangkan dijadikan solusi dan dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melakukan proses penilaian sikap remaja terhadap darurat narkoba yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Subjek sumber data penelitian adalah siswa kelas XI.IPS.1 dan kelas XI.IPA.2 SMAN 15 Semarang sebanyak 72 siswa, data diperoleh melalui validitas dan relliabilitas lembar observasi penilaian sikap jujur, disiplin, tanggung jawab dan peduli darurat narkoba, proses pengembangan instrumen penilaian tersebut masing-masing terdiri dari 4 indikator, Instrumen penilaian adalah valid menurut 2 (dua) validator dalam bidang kurikulum dan bidang evaluasi pembelajaran. Instrumen penilaian dikatakan efektif/berhasil, karena Hasil analisis reliabilitas instrumen menghasilkan nilai r tabel sebesar 0,9997 untuk seluruh subjek, jumlah tersebut melebihi Nilai koefisien r a patokan nilai α sebesar (0.6). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian dinyatakan praktis karena tidak menyulitkan Guru dalam melakukan penilaian Afektif siswa terhadap darurat narkoba serta dapat digunakan untuk memberikan pandangan dan sikap yang objektif siswa dalam menyoroti bahaya narkoba untuk menjauhi penyalahgunaannya. Bagi guru Pendidikan Jasmani yang ingin mengembangkan instrumen penilian afektif, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu penulisan indikator penilaian sesuai KKO aspek afektif, penggunaan bahasa yang tepat (kalimat favoreable dan unfavoreable) serta perbedaan penyusunan kalimat pada setiap kriteria pengukuran afektif. Bagi mahasiswa yang akan meneliti tentang instrumen penilaian afektif agar bisa lebih luas cakupan penelitiannya, tidak hanya terbatas pada sikap Jujur, Disiplin, Tanggung Jawab, dan Peduli saja

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan, PBL, Narkoba
Subjects: O Sport > Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi ( S1 )
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 14 Nov 2022 06:14
Last Modified: 14 Nov 2022 06:14
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/52963

Actions (login required)

View Item View Item