PUSAT KESENIAN DAERAH WONOSOBO DI KAWASAN DIENG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A)


DWI ARI NUGROHO, 5112414001 (2020) PUSAT KESENIAN DAERAH WONOSOBO DI KAWASAN DIENG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A). Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of PUSAT KESENIAN DAERAH WONOSOBO DI KAWASAN DIENG  DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A)] PDF (PUSAT KESENIAN DAERAH WONOSOBO DI KAWASAN DIENG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR (LP3A)) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Wonosobo di kenal sebagai tujuan wisata alam dan kesenian budayanya. Wisata kesenian budaya merupakan salah satu jenis kegiatan pariwisata yang menggunakan kesenian dan kebudayaan sebagai objeknya. Dengan banyaknya kesenian daerah yang tersebar di berbagai wilayah, kabupaten Wonosobo membutuhkan pusat kesenian daerah yang mampu memfasilitasi kegiatan berkesenian maupun pertunjukan seni yang representatif. Pusat kesenian daerah adalah tempat yang didalamnya menaungi kesenian daerah dan menjadi pusat penampilan seni pertunjukan serta dilengkapi fasilitas untuk menunjang aktifitas penggguna didalamnya. Melihat permasalahan dan potensi kabupaten Wonosobo maka pusat kesenian daerah mampu menghadirkan wajah kebudayaan Kabupaten Wonosobo. Lokasi tapak berada di kawasan Dieng, karena potensi pengembangan wisata alam dan budaya yang sudah ada cukup besar untuk dikembangkan lebih optimal. Menurut data dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Wonosobo potensi wisata Wonosobo menjadi semakin besar, karena Dieng menjadi salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan dengan Perpres RI No 46 tahun 2017 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Borobudur, kawasan Dieng menjadi bagian dari tugas pengembangan Badan tersebut. Pusat kesenian daerah yang berada dikawasan Dieng ini akan dirancang dengan pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular. Arsitektur Neo-Vernakular adalah arsitektur yang menghidupkan kembali unsur-unsur tradisional yang menjadikan bentuk dan bangunan lokal. karakteristik Arsitektur Neo-Vernakular, dimana pendekatannya bentuk yang lebih modern dengan makna tetap. Penampilan Arsitektur Neo-Vernakular dapat menghadirkan bentuk baru dalam pengertian unsur-unsur lama yang diperbaharui. Dasar pendekatan pada konsep perencanaan dan perancangan yaitu pendekatan fungsional (kebutuhan jenis ruang, hubungan kelompok ruang, sirkulasi, pendekatan kebutuhan pusat kesenian daerah Wonosobo di kawasan Dieng), pendekatan kontekstual, pendekatan aspek teknis, pendekatan aspek kinerja dan utilitas, serta pendekatan arsitektural

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pusat Kesenian Daerah; Kesenian Daerah Wonosobo; Kawasan Dieng; Arsitektur Neo-Vernakular
Subjects: T Technology > TYA Teknik Sipil
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 11 Nov 2022 02:09
Last Modified: 11 Nov 2022 02:09
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/52900

Actions (login required)

View Item View Item